Share

F1 2022: Berjuang untuk Gelar Juara, Charles Leclerc Selalu Belajar dari Kesalahan

Rio Eristiawan, Jurnalis · Sabtu 13 Agustus 2022 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 13 37 2647283 f1-2022-berjuang-untuk-gelar-juara-charles-leclerc-selalu-belajar-dari-kesalahan-XEHvXegXkE.jpg Charles Leclerc belajar dari kesalahan-kesalahan yang dilakukannya (Foto: Reuters)

MONAKO - Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, tengah berjuang untuk meraih gelar juara F1 2022. Meski begitu, peluang juara Leclerc mengecil seiring hasil kurang bagus yang diraihnya dalam beberapa balapan terakhir.

Dalam musim ini, Leclerc pun beberapa kali melakukan kesalahan. Akan tetapi, Leclerc selalu belajar dari setiap kesalahan yang diperbuatnya.

Charles Leclerc (Foto: Reuters)

Leclerc mendapatkan hasil kurang memuaskan jelang jeda musim panas F1 2022. Pembalap berusia 24 tahun itu gagal finis di F1 GP Prancis 2022 dan meraih posisi keenam di F1 GP Hungaria 2022.

Akibatnya, Leclerc tertinggal 80 poin dari pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen yang ada di puncak klasemen sementara F1 2022. Pembalap asal Monako itu diharapkan bisa memperbaiki performanya dalam balapan F1 GP Belgia 2022 di Sirkuit Spa-Francorchamps, Minggu 28 Agustus 2022, malam WIB.

“(Kesalahan adalah) bagian dari pengalaman. Itu bagian dari jalan siapa pun dalam pekerjaan apa pun yang Anda lakukan pada satu titik, kesalahan akan terjadi. Setiap individu akan bereaksi dengan cara yang berbeda, ini adalah cara saya menanggapinya dan saya selalu merasakan manfaat dari jujur pada diri sendiri dan tumbuh darinya," kata Leclerc, dilansir dari Motorsportweek, Sabtu (13/8/2022).

Leclerc mengaku tidak suka untuk membuat alasan ketika melakukan kesalahan. Menurutnya, kesalahan tersebut bisa membuatnya belajar untuk tampil lebih baik lagi.

Charles Leclerc (Foto: Reuters)

“Tapi, saya hanya tidak suka kehilangan waktu dengan mencari alasan. Sebab, saat itulah Anda mulai kehilangan waktu dan Anda tidak maju," ucapnya.

“Ini juga baik untuk orang-orang yang bekerja di sekitar saya karena mereka tahu, bahwa setiap kali saya akan melakukan kesalahan, saya akan sangat jujur dan saya berharap itu akan sama untuk mereka. Jadi, semua orang bisa belajar lebih cepat dan itulah yang terjadi di Ferrari," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini