Share

Kisah Bang Udin, Penjual Bubur Difabel yang Berhasil Sabet Emas di ASEAN Para Games 2022!

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 09:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 43 2642397 kisah-bang-udin-penjual-bubur-difabel-yang-berhasil-sabet-emas-di-asean-para-games-2022-xHgj6s50YB.JPG Kholidin, penjual bubur ayam yang viral karena bisa dapat medali emas di ASEAN Para Games 2022 (Foto: Andika Rachmansyah/MNC Portal Indonesia)

KISAH bang Udin, penjual bubur difabel yang berhasil sabet emas di ASEAN Para Games 2022 akan diulas dalam artikel ini. Salah satu atlet panahan Indonesia, Kholidin mendadak viral di jagad media sosial.

Bagaimana tidak, Kholidin atau bang Udin, biasa ia disapa, berhasil mendulang emas dalam ajang ASEAN Para Games 2022. Bang Udin sendiri sendiri turun cabang olahraga (cabor) panahan ASEAN Para Games 2022.

Bang Udin ASEAN Para Games 2022

(Bang Udin (kanan) sosok viral penjual bubur ayam peraih emas ASEAN Para Games 2022)

Ia mampu menyabet tiga medali sekaligus di ASEAN Para Games 2022. Namun, di balik torehan menterengnya, Kholidin ternyata dikenal sebagai penjual bubur ayam.

Sebelumnya, Kholidin sukses menyumbang tiga medali untuk Indonesia dari cabor para panahan. Adapun medali yang diraih yaitu medali emas (ganda putra recurve), perak (ganda campuran recurve), dan perunggu (perorangan recurve putra).

Terlepas dari itu, perjuangan Kholidin mencapai prestasinya seperti saat ini tentu tidak mudah. Kholidin bercerita bahwa sejatinya dia terlahir normal dan sudah menggeluti dunia panahan sejak 2016.

Namun, pada 2017 ia mengalami musibah luar biasa. Itu mengakibatkan tangan kanannya harus diamputasi.

BACA JUGA:Jadwal ASEAN Para Games 2022 Hari Ini, Jumat 5 Agustus 2022: Potensi Indonesia Tambah Emas dari Cabor Bulutangkis dan Tenis Meja

 "Dulu waktu 2016 memang sudah latihan panahan. tapi dalam kondisi normal. Jadi ini ada insiden 2017, naik pohon kelapa jatuh akhirnya harus dioperasi dan masih biasa. Dua hari boleh pulang. seminggu kontrol ada infeksi harus amputasi. Di situ saya adaptasi lagi sampai seminggu bisa jalan baru belajar panahan lagi," kata Kholidin kepada MNC Portal Indonesia.

Kendati begitu, Kholidin tak patah semangat. Meski memiliki keterbatasan, dia tetap terus menggeluti olahraga panahan.

Bang Udin ASEAN Para Games 2022

Ia ingin membuktikan jika kondisi terbatas tak menghalangi diri untuk berprestasi. Namun, bisa tetap mengukir prestasi seperti manusia yang punya kondisi fisik lengkap.

"Saya punya prinsip, pas saya terjatuh sudah ikhlas karena Allah. Apapun yang terjadi karena takdir Allah. Saya yakin apa pun itu tinggal bangkit saja. Saya tidak mau dalam kondisi seperti ini terjatuh dan akhirnya down tidak ngapa-ngapain terus terpuruk, saya nggak mau. Harus bangkit melampaui yang normal,” terangnya.

Lebih jauh, Kholidin pun bercerita soal caranya menembak busur panahan dengan menggunakan gigi. Dia mengaku untuk bisa terbiasa dengan itu, butuh perjuangan besar. Bahkan, mulutnya harus sampai berdarah-darah dan tidak bisa makan.

"Dulu awal-awal sampai berdarah-darah, sampai tiga hari itu nggak bisa makan, karena memang nggak pernah manah pake mulut," ungkapnya.

"Saya coba pakai gigi depan sampai nggak bisa makan. Saya pindah ke gigi samping sampe berdarah-darah. Akhirnya pindah ke belakang pakai geraham dan Alhamdulillah mulai kuat," tandasnya.

Perjuangan Kholidin memang sangat besar. Dengan perjuangannya itu, dia mampu membuktikan kalau dengan keterbatasan fisik yang dimiliki, bukan menjadi alasan untuk tidak bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia di ASEAN Para Games 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini