Share

Indonesia Koleksi 98 Emas di ASEAN Para Games 2022 per 3 Agustus 2022

Rio Eristiawan, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2022 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 43 2641650 indonesia-koleksi-98-emas-di-asean-para-games-2022-per-3-agustus-2022-O68ajDaiMC.jpg Indonesia unjuk gigi di ASEAN Para Games 2022 (Foto: instagram/@saptoyogopurnomo)

SOLO – Indonesia menjadikan ASEAN Para Games 2022 sebagai panggung untuk unjuk gigi. Hingga hari kelima, Rabu 3 Agustus 2022, kontingen Indonesia mendulang banyak medali.

Indonesia pun mampu memimpin klasemen sementara dengan koleksi 98 emas, 82 perak, dan 50 perunggu. Total, Indonesia telah mengoleksi 230 medali hingga saat ini.

Panahan ASEAN Para Games 2022

Sebagaimana diketahui, ASEAN Para Games sudah berlangsung sejak 30 Juli 2022. Indonesia terpilih sebagai tuan rumah kejuaraan dua tahunan khusus disabilitas tersebut.

Hingga kemarin, atlet-atlet Tanah Air mendominasi perolehan emas. Indonesia unggul jauh dari Thailand di peringkat kedua.

Sejauh ini, atlet para atletik menjadi penyumbang emas terbanyak untuk Indonesia dengan 44 medali. Atlet tenis meja menempati peringkat kedua penyumbang medali emas untuk Indonesia dengan total 17 medali.

Selanjutnya, atlet para renang yang menyumbangkan 13 emas. Sementara itu, blind judo menempati posisi keempat dengan menyumbangkan tujuh emas untuk Indonesia.

Secara keseluruhan, Thailand menempel Indonesia di posisi kedua dengan total 174 medali dengan rincian 69 emas, 62 perak, dan 43 perunggu. Di posisi ketiga ada Vietnam yang mendapatkan 104 medali dengan rincian 39 emas, 34 perak, dan 31 perunggu. Untuk posisi tiga terbawah, ada Kamboja, Brunei Darussalam, dan Laos.

Hingga sekarang, 675 medali sudah dikumpulkan oleh negara-negara yang mengikuti ASEAN Para Games 2022 dengan rincian 260 emas, 224 perak dan 191 perunggu. Meski begitu, data ini berbeda dengan perolehan medali di situs resmi ASEAN Para Games 2022 karena Indonesia baru mengoleksi 86 emas, 65 perak, 50 perunggu.

ASEAN Para Games 2022 (Foto: MNC Media)

Menurut Sekjen INASPOC, Rima Ferdianto, perbedaan terjadi karena beberapa cabor belum menggelar upacara penghormatan pemenang (UPP) atau medal ceremony. Oleh sebab itu, ada medali yang belum masuk dalam hitungan data di situs resmi.

"Untuk medal tally ikut data di web, karena medal tally di CdM ini meskipun belum medal ceremony, sudah dihitung. Kalau di web, yang belum medal ceremony belum dihitung," ucap Rima kepada awak media melalui pesan singkat di WhatsApp, Kamis (4/8/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini