Share

Mengenal Olahraga Goalball bagi Atlet Tunanetra, Salah Satu Cabor di ASEAN Para Games 2022

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Minggu 31 Juli 2022 04:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 31 43 2639317 mengenal-olahraga-goalball-bagi-atlet-tunanetra-salah-satu-cabor-di-asean-para-games-2022-LNjspNj0pc.jpg Menghenal Olahraga Goalball bagi Atlet Tunanetra. (Foto: ANTARA)

MENGENAL olahraga Goalball bagi atlet tunanetra. Mungkin belum banyak orang yang tahu jika ada cabang olahraga (cabor) khusus tunanetra bernama goalball.

Selain Goalball, biasanya cabor ini juga disebut bola gawang. Goalball bahkan sudah sering dipertandingkan pada ajang olahraga bergengsi seperti Paralimpik. Pada ajang ASEAN Para Games 2022 pun goalball masuk ke dalam cabor yang dipertandingkan.

Bagi yang belum tahu apa itu Goalball, mari mengenal olahraga Goalball bagi atlet tunanetra.

Mengenal Olahraga Goalball Bagi Atlet Tunanetra

Apa itu Goalball?

Goalball adalah olahraga yang dikhususkan untuk tunanetra. Pertama kali dikenalkan oleh Hanz Lorenzen dan German Sepp Reindle di Austria tahun 1946. Olahraga ini sebenarnya diciptakan untuk para korban PD II yang mengalami kebutaan.

Namun seiring berjalannya waktu, olahraga ini banyak digemari dan resmi masuk ke dalam cabang olahraga Paralimpik Toronto tahun 1976. Bukan hanya itu saja, olahraga Goalball juga masuk ke dalam cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Pra Games.

Olahraga yang satu ini mengandalkan kemampuan keterampilan, kecepatan, dan akurasi yang tinggi.

Cabor goalball untuk atlet tunanetra (ANTARA)

Peraturan Goalball

Karena dikhususkan untuk penyandang disabilitas tunanetra, maka Goalball hanya diikuti oleh penderita tunanetra. Untuk menghindari keuntungan sepihak, Goalball mengharuskan pemainnya menggunakan penutup mata agar pemain yang tidak buta total tidak diuntungkan.

Peraturan lain yang harus dipatuhi adalah baik penonton ataupun tim official harus diam ketika pertandingan berlangsung. Hal ini karena pemain Goalball harus konsentrasi mendengarkan pergerakan bola.

Wasit hanya akan bersuara ketika pertandingan akan dimulai, bersiul 2 kali saat pemain memperoleh poin, dan ketika ada pelanggaran.

Jika pemain bersuara sebanyak 2 kali, maka wasit akan menganggapnya sebagai pelanggaran dan diminta keluar lapangan. Jika pihak official bersuara juga akan dianggap wasit sebagai pelanggaran dan akan memberikan penalti.

Tak hanya itu saja, jika wasit sudah berteriak Play namun dalam 10 detik pemain tidak melemparkan bola, maka akan dianggap pelanggaran dan akan diberikan penalti.

Goalball memiliki aturan permainan yang berbeda dengan cabang olahraga yang lain. Dalam olahraga ini, setiap tim terdiri dari tiga pemain yang masing-masing berposisi sebagai winger kanan, winger kiri, dan pemain sentral.

Lapangan yang digunakan berukuran L 9 m x P 18 m dan di dalamnya terdapat garis-garis yang dapat diraba oleh pemain agar tidak melewati area. Kemudian lapangan ini akan dibagi menjadi tiga, yaitu landing area/depan gawang, netral area/tengah lapangan, dan tim area/daerah gawang.

Cabor goalball untuk atlet tunanetra (ANTARA)

Sementara itu, bola yang digunakan di dalamnya akan dimasukan gotri agar pergerakannya bisa didengar pemain.

Dalam Goalball, pertandingan diberikan waktu 2x12 menit. Apabila hasilnya imbang maka pemain akan diberi perpanjangan waktu selama 2x3 menit dan jika tetap imbang akan dilakukan adu penalti.

Cara Bermain Goalball

Cara bermainnya adalah para pemain harus melemparan bola dengan besar 1,25 kg ke arah tim lawan. Bola yang dilempar harus mengenai landing area.

Bola yang masuk ke gawang lawan akan dianggap poin dan tim yang banyak mencetak poin hingga akhir pertandingan akan dianggap sebagai pemenang pertandingan.

Demikian topi pembahasan Mengenal Olahraga Goalball Bagi Atlet Tunanetra. Semoga bermanfaat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini