Master Formula 3
Dalam balapan Master Formula 3, Sette Camara finis di posisi ketiga dan juga finis ketiga di balapan utama Macau Grand Prix. Di balapan utama Master Formula 3, ia finis di urutan ke-22, dan terpaut dua menit dengan pembalap terakhir yang akhirnya menjadi pemenang Felix Rosenqvist.
Meskipun hasilnya kurang memuaskan, Sette Camara mencatat lap tercepat balapan dengan tidak lebih dari 1,5 detik lebih cepat dari lap kualifikasi tercepatnya sendiri.

Formula E
Bersama Joel Eriksson, pada Februari 2020, Sette Camara bergabung dengan tim GEOX Dragon Formula E sebagai pembalap cadangan dan menjadi peserta tes rookie pada Maret di Marrakesh.
Pada Juli 2020, setelah kepergian Brendon Hartley dari tim Dragon mempromosikannya ke kursi balap kedua untuk final musim di Berlin. Pada bulan November, tim mengonfirmasi bahwa ia akan bergabung dengan seri ini secara penuh waktu sebagai bagian dari para pemain 2020–2021.
Di ajang ini Sette Camara mencetak poin pertamanya di Formula E dengan finis ke-4 di Diriyah ePrix. Prestasinya ini termasuk finis terbaik Tim Dragon di Formula E sejak Swiss ePrix 2019. Selain itu, ia finis di urutan ke-8 di London ePrix untuk meraih poin keduanya di musim ini.
Sette Camara lantas kembali direkrut oleh Tim Dragon untuk musim 2021–2022. Selain itu, Mantan pembalap F1, Antonio Giovinazzi juga direkrut sebagai rekan setimnya dalam menyambut Formula E 2021-2022.
Pada balapan Formula E Jakarta 2022, Sette Camara pun ikut bertarung. Sayang ia hanya bisa finis di urutan ke-19. Sejauh ini di Formula E 2022, Sette Camara dan rekan setimnya Giovinazzi menghuni dasar klasemen karena belum merebut satu poin pun.
Demikian biodata dan agama Sergio Sette Camara, pembalap Formula E yang tampan asal Brazil.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.