Share

Menilik Sejarah Singkat SEA Games, dari Awal Sampai Sekarang

Ajeng Wirachmi, Jurnalis · Selasa 17 Mei 2022 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 43 2595554 menilik-sejarah-singkat-sea-games-dari-awal-sampai-sekarang-jqlfA8A8H5.jpg Medali SEA Games 2021. (Foto: Laman resmi SEA Games)

SEJARAH SEA Games dari awal sampai sekarang menarik dikulik. Sebab, pesta olahraga multievent antarnegara se-Asia Tenggara ini sedang kembali digelar.

Ya, ajang SEA Games 2021 telah resmi dibuka pada Kamis 12 Mei 2022 di Vietnam. SEA Games ke 31 ini sedianya dilakukan pada 2021, namun tertunda karena pandemi Covid-19.

Logo SEA Games 2021

Mengusung tema ‘For a Stronger South East Asia’, SEA Games 2021 diikuti 11 negara. Ajang ini akan berlangsung hingga 23 Mei 2022.

Lalu, bagaimana sejarah lengkap dari SEA Games? Mari menilik bersama.

South East Asia (SEA) Games merupakan pesta olahraga bergengsi dan terbesar yang ada di Asia Tenggara. Penyelenggaraannya dikawal oleh International Olympic Committee (Komite Olimpiade Internasional) atau IOC dan Dewan Olimpiade Asia.

BACA JUGA: Pencapaian Kontingen Indonesia pada 5 Penampilan Terkini di Ajang SEA Games

Merunut sejarahnya, SEA Games yang kita kenal saat ini rupanya semula bernama South Asian Peninsular Games atau SEAP Games (Pesta Olahraga Semenanjung Asia Negara). SEAP Games sendiri memiliki Komite Federasi pada 22 Mei 1958, beriringan dengan digelarnya Asian Games ke-3 di Tokyo, Jepang.

BACA JUGA: SEA Games 2021: Menembak Beri Indonesia Emas Ke-21

Kala itu, para delegasi beberapa negara di Asia Tenggara, yaitu Kamboja, Malaysia, Myanmar, Thailand, Vietnam Selatan, dan Singapura memutuskan untuk menggelar pertemuan.

Perhelatan SEAP Games pertama digelar di Bangkok, Thailand, selama 5 hari (12 sampai 17 Desember 1959). Tercatat, ada sekira 527 atlet, pelatih, dan official tim yang bergabung. SEAP Games mempertandingkan 12 cabang olahraga atau cabor.

Pada 1975, SEAP Games bertransformasi menjadi SEA Games. Indonesia dan Filipina baru bergabung pada 1977. Brunei Darussalam ikut dalam perhelatan akbar ini pada SEA Games ke-10 di Jakarta 1979. Timor Leste juga menyusul untuk berpartisipasi pada SEA Games XXII di Hanoi, Vietnam, pada 2003.

Dalam jurnal berjudul ‘Eternal friends and erstwhile enemies: The regional sporting community of the Southeast Asian Games’ disebutkan bahwa SEA Games bertujuan untuk meningkatkan kualitas yang lebih baik antara negara-negara di Asia Tenggara. Selain itu, SEA Games juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja negara-negara anggota untuk eksis di Olimpiade dan Asian Games yang cakupannya lebih luas.

Medali SEA Games 2021

Melihat dari sisi negara penyelenggara, Thailand dan Malaysia adalah negara yang paling sering menjadi tuan rumah SEA Games, yakni sebanyak 6 kali. Indonesia sendiri baru 4 kali didapuk menjadi tuan rumah.

SEA Games Indonesia digelar di Jakarta pada 1979, 1987, 1997, dan 2011. Pada 2011, Indonesia menyelenggarakan SEA Games di 2 kota besar sekaligus, yakni Jakarta dan Palembang. Dua kota ini juga menjadi penyelenggara dalam pesta olahraga yang lebih besar pada 2018, yaitu Asian Games.

Bulu Tangkis, Ladang Emas Indonesia

Menilik perjalanan Indonesia di SEA Games menjadi hal yang menarik. Bulu tangkis sendiri kerap menjadi ladang emas bagi Indonesia di pentas SEA Games.

Taufik Hidayat

Sejak awal keikutsertaannya, Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai pemilik juara umum terbanyak SEA Games. Sejarah mencatat, Indonesia sudah 9 kali menjadi juara umum, yaitu pada 1977, 1979, 1981, 1983, 1987, 1989, 1991, 1993, dan 1997. Sementara itu, posisi pertama diraih Thailand. Mereka 13 kali gelar juara umum.

Sampai detik ini, SEA Games diketahui mempertandingkan 40 cabang olahraga (cabor) dengan 11 negara peserta. Jika ditanya cabor mana yang menjadi unggulan Indonesia, sudah pasti salah satunya adalah bulu tangkis.

Cabang olahraga ini tidak hanya diunggulkan di SEA Games, namun juga Asian Games dan Olimpiade. Tradisi juara agaknya sudah mendarah daging bagi cabor favorit ini.

Salah satu momen terbaik Indonesia terjadi saat SEA Games 2007 di Nakhon Ratchasima, Thailand. Taufik Hidayat dan kawan-kawan berhasil menyapu bersih medali emas yang disediakan.

Medali emas dibawa pulang dari beregu putra dan beregu putri. Sementara di lini perorangan, medali emas juga habis direbut tim Indonesia. All Indonesian Finals terjadi di 2 nomor sekaligus, yakni ganda putri dan tunggal putri.

Kejayaan pasukan bulu tangkis Merah Putih juga terlihat dalam SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Tim beregu putra berhasil meraih medali emas ke-14 di ajang tersebut.

Kemenangan itu berhasil diraih usai menggulung tim putra Malaysia dengan skor 3-1. Meskipun tim putri dan nomor perorangan tidak terlalu memberikan hasil gemilang, bulu tangkis tetap menunjukkan eksistensinya sebagai cabang olahraga yang diandalkan Indonesia dalam SEA Games.

Bulu tangkis pun diharapkan bisa berjaya lagi di SEA Games 2021. Apalagi, sederet pemain terbaik diturunkan dalam ajang ini, seperti Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Rambitan yang baru menjadi Juara Asia 2022, hingga Apriyani Rahayu, sang peraih emas Olimpiade Tokyo 2020.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini