Share

Greysia Polii Ungkap Keunggulan Ganda Putra Indonesia yang Buat Regenerasi Berjalan Baik

Maulana Yusuf, Jurnalis · Senin 02 Mei 2022 17:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 02 40 2588521 greysia-polii-ungkap-keunggulan-ganda-putra-indonesia-yang-buat-regenerasi-berjalan-baik-J9pF4h0aZP.JPG Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. (Foto: PP PBSI)

JAKARTA – Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii takjub dengan kehebatan Herry Iman Pierngadi (Herry IP) dalam mengatur ganda putra Tanah Air sehingga selalu memiliki generasi yang hebat. Menurut Greysia, semua itu tak terlepas dari banyaknya bibit calon pemain hebat yang turun di nomor ganda putra serta kemampuan Herry IP dan PBSI dalam mengelola sektor tersebut.

Sebagaimana diketahui ganda putra Indonesia kembali berprestasi di level internasional. Pada akhir pekan kemarin Indonesia berhasil meraih membawa pulang medali emas dari Badminton Asia Championship 2022 lewat Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Berkat kemenangan itu, ganda putra muda Indonesia semakin mendapat sorotan. Sebab, kejuaraan itu merupakan ajang bergengsi dengan level Super 1000. Alhasil, tercatat sudah ada dua ganda putra muda Indonesia yang memiliki gelar bergengsi tahun ini, dengan sebelumnya ada Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri di All England 2022.

Greysia Polii

Hal ini membuat Greysia Polii menaruh kekaguman terhadap skuad ganda putra. Namun, di satu sisi, ia tidak merasa heran. Menurut pebulutangkis berdarah Minahasa itu, anak asuh Herry IP telah memiliki ekosistem yang baik dan bakat-bakat muda yang tidak pernah berhenti.

“Ganda putra. Yak, ganda putra itu sudah terbentuk ‘eco-system’ yang baik sejak dulu dan bibitnya tergolong banyak daripada sektor lain di Indonesia. Jadi gak heran kalau sampai sekarang ganda putra Indonesia yang juara ganti-gantian,” papar Greys, sapaan akrab Greysia Polli, dilansir dari akun Twitternya, @GreysPolii, Senin (2/5/2022).

“Eco-system pada akhirnya membentuk masing-masing atlet tumbuh kuat karena ada persaingan supportive, adu sparing partner tiap latihan, dan tanpa kita sadari menjadikan tiap atlet terasah maju kualitas permainannya,” imbuhnya.

Tak hanya itu, lanjut Greys, tim ganda putra mempunyai mental juara dalam diri setiap atletnya. Khusunya, para pebulutangkis senior yang telah menduduki rangking teratas di dunia. Sehingga, mereka telah menularkan mentalnya itu kepada para juniornya yang saat ini sedang berperan.

“Dan yang paling jadi poin utama disini adalah mental juara. Coba lihat ranking dunia ganda putra Indonesia kita saat ini, semua senior berada di ranking teratas dunia, jadi mental seorang juara itu juga pada akhirnya ke transfer ke atlet junior lainnya,” cetus Greys.

Sebagai contohnya, pasangan senior Hendra/Ahsan, Kevin/Gideon dan Fajar/Rian, mereka telah membuat banyak catatan sejarah gemilang di ajang bulutangkis dunia.

Pramudya/Yeremia (PP PBSI)

Salah satunya Hendra/Ahsan yang telah mengantongi beberapa gelar juara bergensi, termasuk Kejuaraan Dunia pada 2013 dan 2015, BWF World Superseries Finals 2013 (yang kini bernama BWF World Tour Finals), medali emas Asian Games 2014 Incheon, All England 2014, dan lainnya.

“Melihat kualitas Pram/Yere, Bagas/Fikri juga ada Leo/Daniel , Ini tidak terlepas dari peran senior-senior mereka Hendra/Ahsan, Kevin/Gideon dan Fajar/Rian. Tinggal kita tunggu siapa yang akan maju mewakili ke Olimpiade 2024 di Paris dan membawa medali. Tugas kita hanyalah mendoakan,” tambah wanita berusia 34 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini