Share

Fajar/Rian Juarai Swiss Open 2022, Herry IP: Ditunggu Gelar Berikutnya

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Senin 28 Maret 2022 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 28 40 2568989 fajar-rian-juarai-swiss-open-2022-herry-ip-ditunggu-gelar-berikutnya-zbZTwMdVvw.jpg Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bersama Herry IP usai juarai Swiss Open 2022. (Foto: Instagram/@herry_ip)

BASEL – Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, menyambut sukacita gelar juara yang diraih Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di Swiss Open 2022. Herry IP -sapaan akrabnya- awal yang baik dari Fajar/Rian ini bisa membuahkan gelar-gelar juara lainnya di tahun ini.

Sebagaimana diketahui, Fajar/Rian keluar sebagai kampiun setelah menumbangkan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Berlaga di St Jakobshalle, Basel, Swiss, Minggu 27 Maret 2022, pasangan berjuluk Fajri itu menang dalam dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-19.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

Menariknya, kota Basel di Swiss kembali memberikan memori indah bagi. Karena sebelumnya, Fajar/Rian meraih juara Swiss Open 2019 dan medali perunggu Kejuaraan Dunia 2019 di kota ini.

BACA JUGA: Update Ranking BWF Setelah Swiss Open 2022: Ini Peringkat Jonatan Christie dan Fajar/Rian

Prestasi tersebut membuat Herry IP sangat gembira. Pelatih berusia 59 tahun itu pun sangat tidak sabar menunggu gelar-gelar yang akan diraih Fajar/Rian. Hal tersebut dia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya @herry_ip.

BACA JUGA: Penyebab Jonatan Christie Anggap Gelar Juara Swiss Open 2022 Sangat Istimewa

β€œAwal yang baik. Ditunggu gelar berikutnya,” tulis Herry IP pada akun Instagram pribadinya, Senin (28/3/2022).

Hasil ini tentu saja sangat positif bagi mereka. Sebab, Fajar/Rian memang sempat meraih hasil minor di dua turnamen sebelumnya. Dengan keberhasilannya ini, pasangan peringkat sembilan dunia itu seolah melempar sinyal kebangkitan mereka.

Pasalnya, performa mereka yang menurun sempat menjadi sorotan. Pada Jerman Open 2022, langkah Fajar/Rian harus terhenti di babak 16 besar karena kalah dari pasangan China, He Ji Ting/Zhou Hao.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

Sementara di All England, mereka langsung gugur di babak pertama dari kompatriot sekaligus juniornya, yaitu Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Tak hanya itu saja, Fajri saat ini harus bekerja lebih ekstra jika tak ingin tertinggal oleh para juniornya.

Pasalnya, saat ini, performa pemain di sektor ganda putra Indonesia sedang sangat apik. Salah satu contohnya adalah Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri yang sukses menyabet gelar All England 2022 pada penampilan debutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini