Memasuki gim kedua, Lamfuss/Lohau, bermain lebih baik. Mereka gantian memegang kendali permainan dan langsung memimpin 7-4.

Sesudah itu, Lamfuss/Lohau terus menurunkan bola untuk mencegah Goh/Lai melancarkan serangan berbahaya. Cara itu pun terbukti efektif hingga membuat mereka memimpin 11-7 pada interval gim kedua.
Tak pasrah begitu saja, usai jeda Goh/Lai perlahan mulai bangkit dan menemukan pola permainan mereka. Hasilnya, smash bertenaga dari Goh membawa mereka menyamakan kedudukan di angka 13-13.
Kejar-kejaran angka pun terus terjadi setelah itu. Namun, Lamfuss/Lohau bermain lebih efektif pada poin-poin kritis. Alhasil, netting cantik dari Lamfuss yang tak bisa dikembalikan Lai, membuat sang wakil Jerman merebut gim kedua dengan skor 21-18.
Pada rubber gim, pertarungan sengit antara dua pasangan tersebut kembali terjadi dan skor imbang terus bertahan sampai menginjak angka 8-8. Namun, pada momen tersebut pertandingan dihentikan sementara karena Goh mengalami gangguan pada lututnya.
Tetapi, setelah mendapatkan perawatan pemain berusia 31 tahun itu bisa melanjutkan permainan. Meski akhirnya tertinggal 11-10 pada interval gim ketiga.
Meski Goh cedera, pasangan Malaysia bisa terus mengimbangi permainan Lamfuss/Lohau. Mereka selalu mengejar angka yang diraih lawan hingga skor terus imbang sampai angka 15-15.
Akan tetapi, setelah itu performa Goh/Lai mulai menurun. Hal itu dimanfaatkan oleh Lamfuff/Lohau untuk mendulang poin demi poin dan mengunci kemenangan pada gim penentu dengan skor 21-17.
(Hakiki Tertiari )
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.