Share

Hasil Drawing All England 2022 Kurang Menguntungkan Ganda Putra Indonesia, Begini Tanggapan Herry IP

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 24 Februari 2022 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 24 40 2552433 hasil-drawing-all-england-2022-kurang-menguntungkan-ganda-putra-indonesia-begini-tanggapan-herry-ip-r2XtK8CWZx.jpg Herry IP bersama para pemain ganda putra Indonesia. (Foto: Instagram/@herry_ip)

JAKARTA – Pelatih ganda putra Pelatnas Indonesia, Herry Iman Pierngadi, mengomentari hasil drawing All England 2022. Mendapati hasil drawing atau undian untuk sektor ganda putra Indonesia kurang menguntungkan, Herry IP -sapaan akrabnya- mengatakan hal itu merupakan risiko dari banyaknya wakil yang dikirim.

Seperti diketahui, BWF telah merilis hasil undian All England 2022 pada Selasa 22 Februari 2022. Hasilnya memang tidak menguntungkan bagi Indonesia. Pasalnya, empat dari enam pasangan ganda putra Tanah Air harus saling bentrok di babak pertama.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Foto: Humas PP PBSI

Mereka adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang langsung bertemu juniornya, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Kemudian, ada Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang akan bersua Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana.

BACA JUGA: Tampil di All England 2022, Richard Mainaky Dampingi Persiapan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Menanggapi hal tersebut, Herry IP memilih untuk bersikap bijak. Dia merasa hal ini merupakan risiko dari banyaknya wakil yang dikirim. Dirinya juga mengatakan bahwa itu adalah sebuah proses dan menurutnya semua negara pernah mendapatkan hal yang seperti itu.

BACA JUGA: Hasil Drawing All England 2022: Ganda Putra Indonesia Perang Saudara di Babak Pertama, Vito Jumpa Chou Tien Chen

“Menurut saya itu salah satu risiko kalau kita menurunkan banyak pasangan di satu turnamen. Ganda putra sekarang ada enam pasangan di All England, risikonya akan bertemu sendiri, tapi kan tidak semua,” kata Herry, sebagaimana dilansir dalam rilis PBSI, Kamis (24/2/2022).

“Tapi, proses itu harus kita lewati karena peringkat tiga pasangan, yaitu Pramudya/Yeremia, Leo/Daniel, dan Bagas/Fikri masih berada di 20-an. Jadi peluang bertemu sendirinya besar,” sambungnya.

“Ini adalah sebuah proses, nanti setelah banyak ikut bertanding dan rankingnya naik akan jarang saling bertemu di awal. Saya rasa semua negara juga sama, ada kalanya mengalami hal-hal tersebut,” jelas Herry IP.

Kendati demikian, Herry IP memastikan anak asuhnya sama sekali tidak terpengaruh dengan hasil undian. Persiapan menjadi satu-satunya fokus mereka saat ini jelang keberangkatan ke Eropa yang semakin dekat. Sementara itu, untuk targetnya, mereka adalah menembus partai final.

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Foto: Humas PP PBSI

“Untuk persiapan sudah bagus. Bagi yang tidak ikut Kejuaraan Asia Beregu kemarin latihannya sudah kontinu. Tinggal mematangkan pola main dan jaga kondisi, terutama untuk Fajar/Rian yang akan main ke Jerman Open dahulu,” tutur Herry.

“Target ganda putra di All England itu ke final dulu, nanti di final kan apa pun bisa terjadi,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini