Share

Ducati Turunkan 8 Pembalap di MotoGP 2022, Bos Dorna Sports Beri Tanggapan Mengejutkan

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 24 Februari 2022 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 24 38 2552271 ducati-turunkan-8-pembalap-di-motogp-2022-bos-dorna-sports-beri-tanggapan-mengejutkan-DIUIMf2AuI.jpg Francesco Bagnaia, salah satu pembalap Ducati Lenovo (Foto: Instagram/@pecco63)

TIM Ducati total menurunkan delapan pembalap di MotoGP 2022. Hal tersebut menarik perhatian bos Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta. Ia cukup terkejut, namun tidak terlalu mempermasalahkannya.

Bagi Carmelo Ezpeleta hal terpenting adalah semua tim satelit bisa kompetitif. Ia pun mengaku sangat senang dengan ramainya pembalap di MotoGP 2022.

Luca Marini

Luca Marini pembalap Mooney VR46 yang menggunakan motor Ducati (Foto: Instagram/@luca_marini_97)

“Saya tidak menyembunyikan bahwa kami ingin memiliki enam merek dengan masing-masing empat sepeda motor. Namun, ini bukan hal yang paling penting. Lebih penting bahwa semua tim independen bahagia dan mereka berada dalam situasi yang memungkinkan mereka untuk maju,” kata Carmelo Ezpeleta, dikutip dari Motosan, Kamis (24/2/2022).

“Ini jelas berbeda dari situasi tahun lalu. Honda, Yamaha, dan KTM tidak dapat menyiapkan enam sepeda motor (pada 2022), sementara Ducati sudah mendapatkan enam,” terangnya.

Ya, seperti diketahui, di MotoGP 2022, Ducati sangat mendominasi. Pasalnya, delapan pembalap akan menunggangi motor Ducati Desmosedici.

Dari tim pabrikan sudah ada dua pembalap, yaitu Francesco Bagnaia dan Jack Miller. Kemudian Johann Zarco dan Jorge Martin di Ducati Pramac Racing.

Selanjutnya, Luca Marini dan Marco Bezzecchi yang memperkuat Mooney VR46. Tak tertinggal, Enea Bastianini dan Fabio Di Giannantonio di tim Gresini Racing.

Enea Bastianini

Dengan dominasi itu, artinya tim yang bermarkas di Borgo Panigale, Italia tersebut akan menjadi tim terbanyak di MotoGP 2022.

Tentunya hadirnya tim dengan mesin Ducati bisa membuat pembalap lain ketir. Sebab seperti banyak diketahui, motor Ducati Desmosedici merupakan motor berkualitas. Pabrikan asal Italia itu sukses meredam dominasi pabrikan Asia dengan merengkuh gelar konstruktor musim lalu.

Carmelo Ezpeleta juga mengatakan tidak bisa menjawab, apakah dirinya setuju atau tidak dengan keputusan para tim untuk memilih Ducati sebagai motor utamanya. Sebab, semua tim bebas memilih opsi terbaiknya.

“Saya mungkin setuju atau tidak, tetapi mereka bebas memilih opsi yang mereka rasa paling sesuai dengan kebutuhan mereka,” pungkas pria berusia 76 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini