Share

Tidak Dendam, Novak Djokovic Janji Bakal Main di Australia Open Tahun Depan

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Selasa 22 Februari 2022 06:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 22 40 2550935 tidak-dendam-novak-djokovic-janji-bakal-main-di-australia-open-tahun-depan-b9IkVUxJZf.JPG Petenis asal Serbia, Novak Djokovic. (Foto: Reuters)

BEOGRAD – Petenis asal Serbia, Novak Djokovic tidak menaruh dendam terhadap pemerintah Australia yang telah melemparnya dari negera tersebut ketika ia hendak mengikuti Australia Open 2022.

Djokovic merasa terlalu banyak hal baik terjadi selama ia berada di negeri Kangguru tersebut dan karena itulah dirinya berjanji akan kembali ikut Australia Open 2023 pada tahun depan.

Seperti diketahui, Juara Grand Slam 20 kali itu tidak diberi kesempatan untuk mempertahankan mahkota Australia Open-nya dan berusaha untuk memecahkan rekor gelar Major ke-21. Dia dideportasi dari negara tersebut hanya satu hari sebelum Australia Open 2022 digelar karena belum divaksiknasi.

Novak Djokovic

Sementara pembebasan medisnya dipulihkan, Menteri Imigrasi Australia, Alex Hawke mengambil keputusan eksekutif untuk mengakhiri visa milik Djokovic. Dasarnya karena dia dapat memicu sentimen anti-vaksinasi jika dia diizinkan untuk bersaing tanpa vaksinasi.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC, Djokovic baru-baru ini mengatakan bahwa dia berniat untuk tetap tidak divaksinasi. Bahkan dia rela menerima konsekuensi kehilangan gelar Grand Slam berikutnya.

Pengungkapan ini berarti Djokovic akan menjadi satu-satunya pemain di ATP Tour dalam 100 besar yang tidak divaksinasi dan bisa membuatnya kehilangan peluangnya untuk mengakhiri kariernya sebagai pemain pria paling sukses sepanjang masa.

Peluang besar petenis Serbia itu telah mendapat pukulan ketika Rafael Nadal yang kemudian memenangkan ajang Australia Open 2022. Dengan absennya Djokovic dan sesama juara Slam 20 kali Roger Federer, membuat petenis Spanyol itu menjadi yang pertama mencapai rekor 21 gelar juara.

Menariknya, dalam wawancara dengan Radio Television of Serbia (RTS), Djokovic berkata tetap tidak kapok bila suatu saat kembali ke Melbourne. Dia tetap memiliki kenangan manis sejauh ini dan bersahabat dengan orang-orang di sana.

“Saya akan selalu mengingat semua hal menyenangkan yang terjadi pada saya di Melbourne. Saya memiliki banyak momen tenis profesional yang tak terlupakan dan momen pribadi yang saya alami di negara itu,” ucap Djokovic dikutip laman Tennishead, Selasa (21/2/2022).

Novak Djokovic

“Selain semua yang terjadi, saya tidak membenci orang-orang di Australia. Saya memiliki hubungan yang cukup baik dengan penggemar tenis, penggemar olahraga, dan Australia pada umumnya. Semua menjadi bukti apa yang saya rasakan setiap kali saya pergi ke Australia,” lanjutnya.

“Tentu saja, ini benar-benar tidak terduga, dengan semua yang terjadi dan tentu saja sulit untuk dilupakan, tetapi saya ingin kembali ke Australia di masa depan. Saya ingin bermain lagi di Rod Laver Arena,” tambahnya.

Saat ini Djokovic berada di Uni Emirat Arab (UEA) untuk melakoni turnamen Dubai Championship. Turnamen itu bisa dikatakan sebagai pemanasan bagi Djokovic sebelum tampi di kejuaraan bergengsi lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini