Share

Usai Juara BATC 2022, Malaysia Siap Rebut Piala Thomas 2022 dari Tim Bulu Tangkis Indonesia

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 21 Februari 2022 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 21 40 2550578 usai-juara-batc-2022-malaysia-siap-rebut-piala-thomas-2022-dari-tim-bulu-tangkis-indonesia-WYFkJF3xYO.jpg Usai jadi kampiun Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022, Lee Zii Jia berhasrat bawa Tim Putra Malaysia juara Piala Thomas 2022 (Foto: Humas PP PBSI)

SELANGOR – Tim Putra Malaysia menjadi kampiun Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022 usai mengalahkan Tim Putra Indonesia di partai puncak, Minggu 20 Februari 2022. Keberhasilan ini membangkitkan motivasi Malaysia untuk merebut trofi Piala Thomas dari Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022 merupakan ajang kualifikasi untuk memastikan keikutsertaan di Piala Thomas dan Uber 2022. Semifinalis akan mendapatkan tiket ke Piala Thomas dan Uber 2022.

Lee Zii Jia (Foto: Humas PP PBSI)

Malaysia keluar sebagai kampiun Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022 untuk kategori putra. Ini merupakan modal bagus bagi mereka untuk mentas di Piala Thomas 2022.

Namun, patut digarisbawahi, bahwa sebagian besar tim-tim, yang mentas di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022, menurunkan lapis kedua mereka. Ini menandakan, bahwa persaingan lebih ketat akan tersaji di Piala Thomas 2022.

Tunggal putra peringkat tujuh dunia asal Malaysia, Lee Zii Jia, pun sadar dengan hal itu. Oleh sebab itu, dia meminta rekan-rekannya untuk tidak larut dalam euforia keberhasilan menjadi yang terbaik di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022.

Zii Jia menegaskan, bahwa perjuangan sebenarnya adalah tampil apik dan menjadi kampiun Piala Thomas 2022. Artinya, Malaysia ingin merebut gelar juara Piala Thomas dari tangan Indonesia yang merupakan juara bertahan.

“Saya telah mengatakan dari awal, bahwa itu akan menjadi kegagalan besar jika kami tidak mencapai final (karena Malaysia adalah tuan rumah Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022). Tapi, sekarang, setelah kami mengangkat trofi, kami juga tidak boleh terlalu senang,” kata Zii Jia, dikutip dari The Star, Senin (21/2/2022).

Trofi Piala Thomas (Foto: BWF)

“Dengan sebagian besar rival kami hanya mengirimkan pemain lapis kedua mereka, keberhasilan ini hanya berarti, bahwa kami telah memenuhi status kami sebagai tim dengan peringkat tertinggi dalam edisi ini. Di Final Piala Thomas, kami akan menghadapi lawan yang lebih kuat,” papar Zii Jia.

“Saat itulah, kami akan menghadapi tantangan yang sebenarnya. Jadi, tidak ada di antara kami yang harus terbawa dengan gelar ini. Sementara kami bisa merayakan dan bahagia tentang itu selama satu atau dua hari, kami harus kembali bekerja dan mulai mempersiapkan Final Piala Thomas,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini