SALZBURG – Penasihat tim Red Bull Racing, Helmut Marko, berharap persaingan di F1 2022 jauh lebih ketat. Hal ini disampaikan usai Red Bull sukses menyabet gelar juara F1 2021 lewat aksi Max Verstappen.
Seperti yang diketahui, perubahan besar akan terjadi pada F1 2022. Perubahan regulasi radikal membuat mobil musim depan bakal sangat berbeda ketimbang sekarang.

Keadaan itu diharapkan dapat membuat para tim peserta kembali bersaing dari nol. Meski begitu, Marko yakin tidak akan ada banyak perubahan pada peta persaingan F1 2022.
BACA JUGA: Penyebab Red Bull Racing Belum Perpanjang Kontrak Max Verstappen
BACA JUGA: Max Verstappen Disebut Bakal Gantikan Lewis Hamilton di Mercedes, Red Bull Bilang Begini
Apalagi, mesin yang digunakan pada musim depan kurang lebih nyaris sama dengan tahun. Terlebih, spesifikasi mesin tersebut bakal dibekukan dan tak bisa dikembangkan lebih jauh.
“Semoga saja persaingannya lebih ketat. Karena pada dasarnya, dengan kecepatan penuh, hanya terdapat dua tim yang bisa menyalip seluruh mobil,” kata Marko, dikutip dari RN365, Rabu (2/2/2022).
Selain Mercedes, Marko juga memandang Scuderia Ferrari berpeluang memberikan perlawanan. Tetapi, dia menilai Ferrari hanya dapat memenangkan satu atau dua balapan saja.

“Saya pikir keseimbangan kekuatan masih akan tetap sama. Mungkin Ferrari akan membuat langkah maju. Mungkin mereka akan memenangkan satu atau dua balapan dengan berbekal kekuatan mereka sendiri,” ujarnya
“Langkah yang mereka buat dari sisi mesin sudah sangat jelas. Dari yang saya dengar, mereka juga mengembangkan bahan bakar alternatif. Tetapi, mereka harus bisa konsisten sepanjang tahun,” tutur Marko.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.