FAENZA – Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales, tidak diragukan lagi memiliki bakat balap yang luar biasa. Akan tetapi, pengamat senior MotoGP, Carlo Pernat, meragukan karakter Top Gun -julukan Vinales.
Vinales memang memiliki segalanya untuk menjadi juara MotoGP. Akan tetapi, pada momen-momen krusial, pembalap asal Spanyol itu kerap gagal meraih hasil positif sehingga belum juga mampu menjadi juara MotoGP hingga sekarang.

Setelah Monster Energy Yamaha memutus kontrak Vinales di pertengahan musim 2021, Vinales pun bergabung ke Aprilia. Pada akhir musim, Vinales finis di urutan ke-10 dengna koleksi 106 poin.
Pernat menilai rekan setim Vinales di Aprilia, Aleix Espargaro, telah menunjukan kualitas terbaiknya. Akan tetai, Pernat tidak berpikir demikian tentang Vinales.
“Aleix sudah menjadi simbol di sana dan tentang Maverick Vinales, tetapi sedikit yang perlu dikatakan,” ungkap Pernat, dilansir dari Motosan, Minggu (23/1/2022).
BACA JUGA: Aprilia Akan Layani Maverick Vinales dengan Baik di MotoGP 2022
Pernat meragukan karakter Vinales untuk bersaing dalam perebutan gelar juara MotoGP. Padahal, karakter amat penting untuk mengatasi tekanan sebagai calon juara.
“Bakat tidak dipertanyakan, tetapi ada keraguan lain tentang dia dan terutama karena karakter khususnya, selain fakta bahwa dia akan mengendarai motor yang secara teknis sangat berbeda dari empat motor berturut-turut yang selalu dia kendarai di MotoGP,” ucap Pernat.