Share

Tidak Mudah, Imam Tohari Ceritakan Perjuangan Latih Kento Momota dan Atlet Bulu Tangkis Jepang

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 22 Januari 2022 07:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 22 40 2536030 tidak-mudah-imam-tohari-ceritakan-perjuangan-latih-kento-momota-dan-atlet-bulu-tangkis-jepang-ATnU7ydIkC.JPG Tunggal putra asal Jepang, Kento Momota. (Foto: Humas PP PBSI)

KUDUS – Pelatih tunggal putra PB Djarum, Imam Tohari adalah salah satu sosok tersohor di dunia bulu tangkis, tak hanya di Indonesia tapi di dunia internasional juga. Hal itu tak terlepas dari kehebatannya dalam menempa atlet bulu tangkis hingga kerap menjadi salah satu yang terbaik di dunia, contohnya saja tunggal putra andalan Jepang saat ini, yakni Kento Momota.

Ya, Momota adalah hasil dari tempaan Imam saat memiliki kesempatan menjadi pelatih di Jepang. Bisa dikatakan Imam yang menemukan bakat Momota pertama kali dan terus melatihnya hingga saat ini menjadi salah satu tunggal putra terkuat di dunia.

Kendati begitu, ternyata melatih Momota diakui Imam tidaklah mudah. Bukan karena Momota yang tak berlatih atau kesulitan beradaptasi dengan program latihan yang diberikan, melainkan karena kendala bahasa.

Baca juga: Final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021: Bantai Sederet Unggulan, Loh Kean Yew Keluar sebagai Juara dan Ciptakan Sejarah?

Imam Tohari

Imam pergi ke Jepang pada periode 2002 dan bertahan di Negeri Sakura tersebut setidaknya selama 10 tahun. Kala itu Imam bisa dikatakan sangat nekat karena pindah ke luar negeri tanpa memahami betul bahasa Jepang.

Alhasil setibanya di Jepang Imam tak bisa berbuat banyak. Terutama saat sedang melatih para atlet bulu tangkis.

Menurut Imam, banyak atlet Jepang yang ternyata juga tidak bisa berbahasa Inggris dan hal itu cukup membuatnya kerepotan. Ia pun pada akhirnya mencoba untuk mempelajari bahasa Jepang secara otodidak agar bisa memberikan arahan kepada para atlet bulu tangkis Negeri Samurai tersebut.

“Semua atlet ingin dan ada kemauan untuk belajar bahasa Inggris. Tapi kalau untuk diminta berbicara memang agak susah. Jadi, kami yang harus aktif. Jadi, saya belajar sendiri (bahasa Jepang),” terang Imam, melansir dari laman resmi PB Djarum, Sabtu (22/1/2022).

Tekad Imam untuk belajar bahasa Jepang pun patut diacungi jempol. Sebab ia mencoba berbagai hal agar bisa dengan cepat memahami bahasa Jepang, seperti dengan cara sering-sering menonton acara televisi serta bergaul dengan warga sekitar agar semakin mengenal bahasa tersebut.

Kento Momota

“Saat ke Jepang saya belum bisa bahasanya sama sekali. Jadi, saya belajar sendiri. Dulu belum banyak aplikasi belajar (bahasa Jepang) seperti sekarang ini. Saya belajarnya dari nonton televisi dan terus mendengarkan orang-orang Jepang berbicara,” sambung Imam.

“Kita dipaksa dengan keadaan yang menuntut kami untuk harus (segera) bisa berbicara bahasa Jepang. Karena hal itu, jadi ada kemauan untuk belajar (bahasa Jepang),” tambahnya.

Setelah memahami bahasa Jepang, Imam lantas lebih mudah melatih para atlet bulu tangkis. Termasuk Kento Momota yang sebelumnya pernah berstatus sebagai tunggal putra peringkat sat dunia itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini