Share

Sama-Sama Tua, tapi Andrea Dovizioso Beda dengan Valentino Rossi

Cikal Bintang, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 38 2535300 sama-sama-tua-tapi-andrea-dovizioso-beda-dengan-valentino-rossi-YYSwGO12jK.jpg Andrea Dovizioso dan Vaentino Rossi punya perbedaan (Foto MotoGP)

SEPANG – Bos Yamaha RNF, Razlan Razali, menyatakan Andrea Dovizioso sangat berbeda dengan Valentino Rossi. Sekadar informasi, Dovizioso adalah pembalap tertua di MotoGP 2022 dengan umur 35 tahun.

Di bawah komando Razali, Dovizioso disandingkan dengan pembalap debutan, Darryn Binder. Otomatis, Dovizioso merasakan predikat, yang pernah dirasakan oleh Rossi (42 tahun), yakni pembalap tertua di MotoGP 2021.

Andrea Dovizioso (Foto: MotoGP)

Kendati demikian, Razali menyebut Rossi dan Dovizioso benar-benar berbeda. Razali mengatakan, Rossi masih berada di puncak performanya saat membalap pada usia 35 tahun.

Sementara itu, Dovizioso benar-benar berbeda dari Rossi. Mereka hanya disamakan dengan perdikat pembalap tertua di lintasan balap.

"Tentu saja, beberapa penggemar atau skeptis akan membandingkan dan mengatakan itu (Dovizioso) bisa menjadi musim lain, seperti Valentino (Rossi),” kata Razali, dilansir dari Crash, Kamis (20/1/2022).

BACA JUGA: Valentino Rossi Gagal Unjuk Gigi di MotoGP 2021, Razlan Razali Bilang Begini

“Namjun, orang-orang lupa, bahwa kami mendapatkan Valentino ketika dia berusia 42 tahun. Dovi berusia 35 tahun. Jika Anda melihat di mana Valentino ketika dia berusia 35 tahun, dia masih di puncak. Jadi, saya pikir itu perbandingan yang sama sekali berbeda,” sambungnya.

Kendati begitu, Razali tetap yakin Dovizioso bisa menemukan performa terbaiknya pada musim 2022. Terlebih, Razali sudah merasakan bagaimana rasanya bekerja sama dengan pembalap asal Italia itu pada musim lalu.

Andrea Dovizioso (Foto: MotoGP)

“Itu valid karena dia (Dovizioso) sekarang adalah orang tertua di grid, sedikit lebih tua dari Aleix Espargaro (32), tapi Dovi telah melakukan banyak hal bersama Ducati. Tiga kali menjadi runner-up, dia bersama Tech3 di Yamaha sebelumnya, dan yang paling penting dia menjalani lima balapan tahun lalu (bersama Yamaha SRT Petronas),” ucap Razali.

“Ya, itu dengan motor berusia dua tahun (lebih tua), tapi saya pikir itu memberinya perasaan dan daya saing kembali. Dia tidak mendorong, tapi sekarang dengan paket (mesin) yang sama dengan pembalap pabrikan, saya pikir dia bisa menjadi salah satu dari mereka. Pembalap yang bisa bertarung untuk kejuaraan,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini