Gara-Gara Marc Marquez Cedera, Repsol Honda Kesulitan Tingkatkan Kualitas Motor

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Kamis 13 Januari 2022 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 13 38 2531878 gara-gara-marc-marquez-cedera-repsol-honda-kesulitan-tingkatkan-kualitas-motor-be9HNVqCEx.jpg Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez. (Foto: instagram/marcmarquez93)

AALST – Kepala Tim Honda, Alberto Puig mengakui bahwa tanpa Marc Marquez, timnya kesulitan meningkatkan kualitas moto RC213V. Sejauh ini Honda masih belum bisa memberikan gebrakan baru karena tak adanya Marquez yang biasanya mampu memberikan saran untuk meningkatkan kuda besar mereka.

Repsol Honda, pabrikan terkemuka dunia itu baru saja mengalami dua musim krisis yang sama dengan berbulan-bulan pemulihan bagi juaranya Marc Marquez. Dua musim itu pun mereka selalu berada di bawah pesainganya, yakni dari Yamaha dan Ducati.

Honda terpuruk dengan motor RC213V dalam dua musim tersebut. Padahal upgrade selalu berakhir lumayan di bawah Marc Marquez.

Baca Juga: Rilis Motor MotoGP 2022, Repsol Honda Berencana Gelar Acara di Indonesia

Pol Espargaro dan Marc Marquez

Sayangnya, Honda menatap MotoGP musim 2022 masih di tengah ketidakpastian apakah Juara Dunia delapan kali itu bakal tampil atau tidak. Marquez masih dalam pemulihan dan ketidakhadirannya bukan pertanda baik.

Pabrikan Tokyo ini terbukti bergantung pada Marc Marquez sebagai satu-satunya yang berhasil mengeksploitasi RC213V. Terlepas dari kondisi fisiknya, dia membawanya ke kemenangan 3 kali, ditambah podium lain pada tahun 2021.

Sementara itu, pendatang baru Pol Espargaro belum pernah berada di levelnya. Belum lagi hasil buruk terjadi pada Alex Marquez dan Takaaki Nakagami yang tidak pernah di posisi penting baik di kualifikasi maupun di balapan.

Satu-satunya cara adalah meningkatkan performa motor. Namun sayangnya menurut kepala tim Alberto Puig meningkatkan performa itu sangat sulit.

“Meningkatkan performa motor tidak mudah hari ini. Apa yang dibutuhkan adalah langkah-langkah yang sangat kecil di berbagai bidang. Namun langkah-langkah ini terkadang memakan waktu lama. Mereka sederhana, sangat sulit untuk diterapkan. Dan manfaat yang mereka bawa tidak besar,” kata Puig dikutip laman Paddock GP, Kamis (13/1/2022).

“Adapun kami telah menganalisis kelemahan kami dan tentu saja kami akan bekerja untuk memperbaikinya. Honda, sebagai sebuah perusahaan, selalu ingin mencari cara baru untuk meningkatkan sepeda motor secara keseluruhan,” lanjutnya.

Alberto Puig

“Tetapi bukan berarti bekerja di banyak bidang yang berbeda secara otomatis berarti sebuah langkah maju yang besar. Ini tidak sesederhana itu. Yang paling penting adalah mengetahui masalah Anda, memecahkannya, memahaminya dan mengerjakannya. Inilah tepatnya yang sedang kami coba lakukan,” imbuhnya.

Sejauh ini Honda masih menantikan kapan Marquez bisa kembali ke lintasan. Ada kekhawatiran Marquez tak bisa ikut balapan di tes pramusim MotoGP 2022. Bahkan ada juga yang meragukan Marquez bisa ikut di balapan perdana MotoGP 2022 yang dihelat di Qatar pada Maret 2022 mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini