MotoGP 2022 di Depan Mata, Ini Prediksi Tim dan Pembalap dari yang Terburuk hingga Terbaik

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Rabu 12 Januari 2022 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 38 2531078 motogp-2022-di-depan-mata-ini-prediksi-tim-dan-pembalap-dari-yang-terburuk-hingga-terbaik-lsFTRUjGqy.jpg Ini prediksi tim dan pembalap MotoGP 2022 dari yang terburuk hingga terbaik (Foto: Reuters)

MOTOGP 2022 akan dimulai 6 Maret 2022 mendatang. Setiap tim tentu mempersiapkan diri dengan maksimal untuk meraih hasil bagus pada musim depan. Salah satu persiapan tim-tim itu adalah memilih pembalap untuk membela panji mereka pada musim depan.

Para pengamat ternama ajang balap motor, seperti Simon Patterson, Valentin Khorounzhiy, dan Matt Beer, berkumpul untuk membuat peringkat susunan tim dan pembalap di MotoGP 2022. Dengan setiap perombakan pembalap yang ada, berikut prediksi tim dan pembalap dari yang terburuk hingga terbaik dikutip laman The Race:

12. RNF Yamaha (Andrea Dovizioso/Darryn Binder)

Andrea Dovizioso (Foto: MotoGP)

RNF Yamaha diperkuat oleh pembalap veteran Andrea Dovizioso dan lulusan Moto3 yang kontroversial, Darryn. “Dovizioso sudah tua, tapi dia mungkin agak terlalu tua, sedangkan Binder bukan hanya pemula – dia sangat tidak berpengalaman di motor besar,” kata Petterson.

11. LCR Honda (Takaaki Nakagami/Alex Marquez)

Alex Marquez (Foto: MotoGP)

Tidak ada perubahan di susunan pembalap LCR Honda. LCR Honda di 2022 diperkuat oleh Takaaki Nakagami dan Alex Marquez. Kedua pembalap itu punya kemampuan, tetapi kerap gagal tampil maksimal dalam balapan.

10. Mooney VR46 Racing Team (Luca Marini/Marco Bezzecchi)

Luca Marini (Foto: MotoGP)

Mooney VR46 Racing Team adalah tim Valentino Rossi yang akan debut di MotoGP 2022. Tidak mengherankan, Rossi menurunkan dua anak didiknya, yaitu Marco Bezzecchi dan adik tirinya, Luca Marini.

9. Red Bull KTM Tech3 (Remy Gardner/Raul Fernandez)

Remy Gardner (Foto: MotoGP)

Red Bull KTM Tech3 dengan nekat menurunkan pasangan rookie di MotoGP 2022, yaitu Remy Gardner dan Raul Fernandez. Kombinasi rookie itu dikhawatirkan tidak bisa memenuhi ekspektasi tim.

8. Gresini Racing Team (Enea Bastianini/Fabio Di Giannantonio)

Enea Bastianini (Foto: MotoGP)

Gresni Racing Team akan mengandalkan Enea Bastianini dan rookie Fabio Di Giannantonio. Banyak kepercayaan terhadap Bastianini setelah musim rookie yang jauh lebih kuat dari perkiraan siapa pun di MotoGP 2021.

7. KTM Red Bull (Brad Binder/Miguel Oliveira)

Brad Binder (Foto: MotoGP)

KTM di musim 2021 memiliki catatan kurang membanggakan. Sebagian besar karena penampilan buruk motor, masalah di ban, dan kesalahan dari pembalap. Masalah yang belum terpecahkan itu membuat Brad Binder dan Miguel Oliveira berada di jajaran paling rendah.

6. Repsol Honda (Marc Marquez/Pol Espargaro)

Marc Marquez (Foto: MotoGP)

Berbicara tentang Pol Espargaro, perjuangannya untuk menguasai motor Repsol Honda sejauh ini menempatkannya di peringkat keenam. Belum lagi, ditambah keraguan tentang kebugaran Marc Marquez terkait cedera yang masih dideritanya.

5. Aprilia Racing Team (Aleix Espargaro/Maverick Vinales)

Maverick Vinales (Foto MotoGP)

Aleix Espargaro telah melakukan hal-hal luar biasa dengan motor yang buruk untuk sebagian besar karier MotoGP-nya. Sekarang, dengan Maverick Vinales sebagai partner, Aprilia Racing Team diprediksi akan menghasilkan kesuksesan besar.

4. Pramac Ducati (Jorge Martin/ Johann Zarco)

Jorge Martin (Foto: MotoGP)

Sebelum dan sesudah cedera parah di Portimao, Jorge Martin tampil sensasional hingga menjadi Rookie of the Year di MotoGP 2021. Rekan setimnya, Johann Zarco, adalah penantang gelar kejutan untuk paruh pertama musim 2021. Kombinasi mereka masih menjadi kekuatan Pramac Ducati.

3. Suzuki Ecstar (Joan Mir/Alex Rins)

Joan Mir (Foto: MotoGP)

Joan Mir berusaha mempertahankan gelar juaranya dengan motor yang ketinggalan zaman di MotoGP 2021. Meski gagal, penampilan Mir lebih bagus dari rekan setimnya, Alex Rins, yang sering jatuh pada musim ini. Suzuki Ecstar pun berharap kedua pembalapnya bisa tampil lebih baik di musim depan.

2. Ducati Lenovo (Francesco Bagnaia/Jack Miller)

Jack Miller dan Francesco Bagnaia (Foto: MotoGP)

Masih ada beberapa tanda tanya tentang konsistensi Jack Miller dan kecenderungan Francesco Bagnaia untuk membuat kesalahan konyol. Akan tetapi, di sisi lain, Bagnaia tampil bagus tahun lalu dan Miller adalah aset yang luar biasa. Mereka sama-sama berpeluang untuk memberikan gelar juara MotoGP untuk Ducati Lenovo.

1. Monster Energy Yamaha (Fabio Quartararo/Franco Morbidelli)

Fabio Quartararo (Foto: MotoGP)

Monster Energy Yamaha ada di posisi teratas. Sang juara bertahan Fabio Quartararo tentu menjadi andalan untuk menuai prestasi di MotoGP 2022. Kini, tinggal Franco Morbidelli yang diharapkan pulih total dari cederanya agar bisa tampil bagus pada musim depan.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini