Share

Ogah Jemawa Usai Raih Gelar Konstruktor MotoGP 2021, Ducati Ingin Terus Berkembang

Rio Eristiawan, Jurnalis · Sabtu 08 Januari 2022 20:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 08 38 2529333 ogah-jemawa-usai-raih-gelar-konstruktor-motogp-2021-ducati-ingin-terus-berkembang-1lvvsB82iO.jpg Francesco Bagnaia dan Jack Miller kala mentas di MotoGP. (Foto: MotoGP)

BOLOGNA – General Manager Ducati, Gigi DallIgna, mengomentari pencapaian manis timnya di MotoGP 2021. Meski sudah sukses menyabet gelar juara konstruktor di MotoGP 2021, dia tetap ingin Ducati terus berkembang.

Sebagaimana diketahui, Ducati sukses menyabet gelar juara konstruktor MotoGP 2021. Tim pabrikan asal Italia itu berhasil mengalahkan tim pabrikan asal Jepang, mulai dari Yamaha, Honda, dan Suzuki.

Francesco Bagnaia

BACA JUGA: Bagnaia Dkk Melaju Kencang di MotoGP 2021, Gigi DallIgna Beberkan Rahasia Ducati

Namun, Ducati gagal meraih gelar juara di kategori pembalap karena dimiliki Fabio Quartararo dari Monster Yamaha Energy. Meski begitu, motor Ducati, Desmosedici, tetap patut diperhitungkan oleh tim pabrikan lainnya.

BACA JUGA: Gaya Balap Francesco Bagnaia Sangat Istimewa, Bisa Jadi Juara MotoGP 2022?

Pasalnya, motor itu memang diakui sudah sukses melaju kencang di MotoGP 2021. Bahkan pada tes balap kedua yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada November 2021, Ducati berhasil unggul dari Yamaha.

Namun, DallIgna mengatakan timnya harus bisa mengembangkan motor lebih jauh lagi. Ia menjelaskan tidak bisa menggunakan teknologi yang sama di setiap balapan.

"Saya pikir kami harus melakukan sesuatu dan mengembangkan motor lebih jauh. Kita tidak bisa terus menggunakan teknologi yang sama dalam menghadapi masalah lingkungan," kata DallIgna, dilansir dari Speedweek, Sabtu (8/1/2022).

Francesco Bagnaia

Lebih lanjut, pria berusia 55 tahun itu mengatakan tidak mengetahui sejauh mana Ducati bisa berkembang dalam waktu lima tahun. DallIgna mengatakan Ducati tidak mementingkan keunggulan setiap pembalap, melainkan kerja sama tim.

"Tetapi, saya tidak bisa mengatakan seperti apa MotoGP dalam lima tahun ke depan. Bagi saya, yang terpenting adalah kami tidak memikirkan keunggulan individu masing-masing," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini