TOKYO - Ganda campuran Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, menjadi runner-up Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021. Meski gagal mengakhiri musim 2021 dengan gelar juara, Yuta tetap puas.
Menurut Yuta, perjuangannya pada final Kejuaraan Dunia di Spanyol, Minggu (19/12/2021), tidak terlalu buruk. Oleh sebab itu, ia sudah siap dengan segala hasil yang diterima.

"Kami rasa tidak terlalu buruk di akhir musim, dan sebelumnya kami sempat mendapat beberapa medali. Jadi seharusnya saya cukup senang dengan capaian ini," kata Yuta dalam keterangan resmi BWF, Senin (27/12/2021).
Pada babak final, pasangan Yuta/Arisa harus mengakui keunggulan ganda campuran peringkat satu dunia asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 43 menit itu, Dechapol/Sapsiree menang 21-13 dan 21-14.
Meski begitu, Yuta sangat senang bisa sampai ke final dan bisa mengakhiri musim kompetisi dengan hasil maksimal. Menyikapi pertandingannya itu, Yuta mengaku tampil kurang maksimal karena ada cedera di punggungnya.
Kondisi itu mempengaruhi gaya permainan Yuta yang terkenal lincah dan punya pukulan kuat. Ternyata, kekurangan Yuta di final terbaca oleh lawannya, seperti yang dikatakan Sapsiree usai pertandingan.