Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kelemahannya Dimanfaatkan Carlos Sainz Jr, Charles Leclerc Tak Marah

Fitradian Dimas Kurniawan , Jurnalis-Rabu, 22 Desember 2021 |11:49 WIB
Kelemahannya Dimanfaatkan Carlos Sainz Jr, Charles Leclerc Tak Marah
Dua pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr. (Foto: Reuters)
A
A
A

MONAKO - Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Charles Leclerc menyebut rekan setimnya Carlos Sainz Jr bisa tampil baik karena berhasil memanfaatkan kekurangannya. Namun, menariknya Leclerc tak marah karena menurutnya hal itu sangat menarik lantaran Sainz berhasil tampil baik berkat melihat kekurangannya saat mengendarai mobil Ferrrai.

Seperti yang diketahui Sainz baru bergabung dengan Ferrari pada F1 2021. Namun, banyak yang memperkirakan performanya bakal kalah ketimbang Leclerc yang digadang menjadi nomor 1 di Ferrari.

Sebab, Leclerc bisa dikatakan sebagai anak emas di tim asal Maranello, Italia itu. Dia merupakan pembalap binaan Ferrari, yang sudah bergabung sejak 2019.

Baca Juga: Tampil Mentereng Bersama Ferrari di F1 2021, Carlos Sainz Jr Ternyata Curi Ilmu dari Charles Leclerc

Mattia Binotto bersama Leclerc dan Sainz Jr

Namun, Sainz memberikan kejutan dengan memperoleh 4 podium. Hal itu membuatnya berada di posisi klasemen kelima dengan poin 164,5. Dia unggul 5,5 poin atas Leclerc di peringkat ketujuh.

Leclerc pun mengakui jika penampilan Sainz sangat menarik untuk diperhatikan. Dia sadar jika Sainz tidak akan mengalah begitu saja, walau baru bergabung.

“Dia menjalani musim yang hebat. Dia terus mencoba dan memperlihatkan performa yang jauh lebih baik ketimbang saya di setiap balapan. Hal itu sungguh menarik,” kata Leclerc dikutip Motorsports, Rabu (22/12/2021).

Pembalap berpaspor Monako itu menilai Sainz mampu bersinar di beberapa aspek. Leclerc bahkan mengakui jika titik lemahnya menjadi kekuatan utama Sainz.

Salah satunya adalah manajemen ketika balapan. Pada tahun ini, Sainz memang menjadi satu-satunya pembalap F1 2021 yang mampu menyelesaikan seluruh balapan.

Charles Leclerc

“Saya pikir kekuatan utama Carlos adalah manajemen balapan dan bannya. Hal tersebut merupakan kelemahan saya sejak 2019. Sebagai pembalap, saya bamyak berkembang di 2020 dan juga tahun ini. Hal itu berkat Carlos,” ujarnya.

Terlepas dari itu semua, Leclerc harus segera berbenah diri untuk menyambut F1 2022. Pasalnya ia dan Sainz harus membuat Ferrari kembali bisa bersaing untuk memperebutkan gelar juara dunia.

(Rivan Nasri Rachman)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement