Share

Kampiun, Loh Kean Yew Bawa Singapura Jadi Negara Ketiga di Asia Tenggara yang Juara di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 20 Desember 2021 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 20 40 2519915 kampiun-loh-kean-yew-bawa-singapura-jadi-negara-ketiga-di-asia-tenggara-yang-juara-di-kejuaraan-dunia-bulu-tangkis-Vprd962gjh.jpg Loh Kean Yew jadi kampiun di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021. (Foto: Reuters)

HUELVA – Tunggal putra asal Singapura, Loh Kean Yew, sukses menyabet gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021. Kesukesesan Loh Kean Yew membawa negara asalnya, Singapura, menjadi negara ketiga di Asia Tenggara yang menjadi juara di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis.

Sebelum Singapura, dua negara di Asia Tenggara sudah lebih dahulu menyabet status kampiun di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis. Dua negara itu adalah Indonesia dan Thailand.

Loh Kean Yew

Kesuksesan Singapura sendiri mengikuti jejak Indonesia dan Thailand terjadi setelah Loh Kean Yew meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021 yang digelar di Huelva, Spanyol. Dia mengalahkan wakil India, Kidambi Srikanth, di partai puncak.

Pemain berusia 24 tahun itu tampil apik di babak final. Meski berada di ranking 22 dunia, Loh mampu menang dua gim langsung atas lawannya yang berstatus sebagai unggulan ke-12 itu dengan skor 21-15 dan 22-20.

BACA JUGA: Jadi Pemenang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021, Hoki/Kobayashi Ungkap Kunci Sukses

Dengan kemenangan itu, Loh membuat Singapura melampaui Malaysia dari segi trofi yang didapat pada kejuaraan dunia. Pasalnya, Negeri Jiran sama sekali belum pernah merengkuh satu gelar pun sejak turnamen itu pertama kali bergulir pada 1977.

BACA JUGA: Loh Kean Yew Juara Dunia 2021, Srikanth Kidambi: Permainannya Makin Matang

Padahal, Malaysia dulu memiliki sejumlah pemain top, seperti Lee Chong Wei. Namun, mantan pemain tunggal putra nomor satu dunia itu tidak bisa mempersembahkan satu gelar pun untuk negaranya pada ajang kejuaraan dunia.

Sementara Thailand dan Indonesia, mereka telah lebih dahulu memiliki pemain yang menjadi juara dunia. Bahkan, Negeri Gajah Putih meraih medali emas tambahan pada edisi 2021 lewat Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai yang bermain di sektor ganda campuran. Sebelumnya, Ratchanok Intanon menjadi pemain pertama asal Thailand yang menyabet gelar juara pada turnamen tersebut.

Sedangkan Tim Merah-Putih, mereka terakhir kali menyabet gelar juara pada 2019 lewat Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Sayangnya, pada tahun ini, PBSI memutuskan untuk menarik semua pemain karena mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 yang sedang memburuk di Eropa. Alhasil, Indonesia tidak memiliki kesempatan untuk menambah gelar tahun ini.

Sekadar informasi, perjalanan Loh tidak mudah untuk mendapat medali emas di Huelva karena harus berjumpa dengan sejumlah pemain top dunia. Seperti pemain ranking satu dan tiga dunia asal Denmark, Viktor Axelsen dan Anders Antonsen.

Loh Kean Yew

Namun, berkat permainan apiknya, dia sukses menyingkirkan dua pemain tersebut masing-masing pada babak pertama dan semifinal. Untuk itu, prestasi yang didapat oleh Kean itu sangatlah luar biasa.

Loh membuat bangga negaranya dengan gelar juara dunianya itu. Dia pun turut mempermalukan Malaysia yang belum mengoleksi satu gelar pun di ajang Kejuaraan Dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini