Share

Jadi Kampiun Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021, Ini Rahasia Dechapol/Sapsiree

Antara, Jurnalis · Senin 20 Desember 2021 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 20 40 2519683 jadi-kampiun-kejuaraan-dunia-bulu-tangkis-2021-dechapol-sapsiree-ukir-sejarah-untuk-thailand-Mh5edk8u3A.JPG Dechapol/Sapsiree menjadi kampiun Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021 (Foto: Humas PP PBSI)

HUELVA - Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai jadi wakil Thailand pertama yang menjadi kampiun Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021 nomor ganda campuran. Gelar juara didapatkan ganda campuran Thailand itu usai menaklukkan wakil Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino.

Ganda campuran peringkat satu dunia ini menyabet medali emas lewat kemenangan dua gim langsung 21-13 dan 21-14 dalam pertandingan yang berlangsung selama 43 menit.

Dechapol/Sapsiree (Foto: Istimewa)

"Kami sangat senang bisa sampai dan menang di final," kata Dechapol dikutip dari laman resmi BWF, Senin (20//12/2021).

Kesuksesan ini juga membuat Thailand mendapatkan gelar juara kedua di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis. Sebelumnya, Ratchanok Intanon menjuarai nomor tunggal putri pada edisi 2013.

BACA JUGA: Kunci Gemilang Akane Yamaguchi Jadi Jawara di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021

Selain itu, kemenangan Dechapol/Sapsiree atas Yuta/Arisa juga menjadi yang ketiga kalinya berturut-turut. Dua kemenangan sebelumnya terjadi di final Indonesia Open 2021 dan BWF World Tour Finals 2021 yang berlangsung di Bali, Indonesia.

Menurut Dechapol, kunci kemenangan mereka mengalahkan unggulan ketiga ialah dengan bermain cepat dan memberikan tekanan tanpa henti.

"Kunci kami bermain lebih cepat saja dari mereka," ujar Dechapol.

Senada dengan rekannya, Sapsiree juga mengakui, bahwa tempo permainan cepat menjadi strategi mereka untuk mengalahkan Yuta/Arisa yang terkenal alot. Akan tetapi, dia juga memuji Yuta yang masih bermain bagus meski sedang cedera.

Dechapol/Sapsiree (Foto: Istimewa)

"Kami berusaha menyerang di gim pertama dan bermain cepat, tapi mereka juga bermain bagus hari ini. Saya tahu Yuta sedang ada cedera, tapi dia tetap mengeluarkan permainan terbaik meski mainnya lebih lambat dari kami," tutur Sapsiree.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini