LAS VEGAS – Petinju asal Amerika Serikat, Floyd Mayweather, menegaskan tidak akan kembali ke ring tinju sebagai petinju profesional. Dia kemungkinan kembali ke arena tinju jika untuk bersenang.
Floyd Mayweather sebelumnya memutuskan untuk pensiun pada tahun 2017 lalu. Namun, beredar isu bahwa dirinya akan comeback ke ring tinju. Hanya saja petinju berusia 44 tahun menegaskan tak ada niatan untuk melakukan hal tersebut.
Baca juga: Anthony Joshua Disarankan Jangan Malu dan Ragu saat Bertinju
Isu kembalinya Mayweather untuk kembali ke ring tinju bukannya tanpa alasan. Pasalnya, beberapa waktu belakangan, beredar sebuah video yang menunjukan dirinya sedang berlatih dan mampu melakukan pukulan dengan sangat cepat.

Video tersebut diunggah oleh dirinya sendiri melalui akun media sosialnya. Petinju yang mencatatkan kemenangan sebanyak 50 kali tersebut menulis bahwa dirinya merupakan salah satu petinju terbaik.
Baca juga: Jake Paul Pede Tumbangkan Tyron Woodley di Ronde 5
"Tidak apa-apa untuk mengingatkan kalian semua bahwa kadang-kadang saya #TBE (Yang Terbaik)," tulis Mayweather dilansir dari Daily Star, Sabtu (18/12/2021).
Tentu saja, spekulasi bahwa Mayweather akan kembali bertarung di ring tinju menjadi pembicaraan banyak orang. Nampun, pria kelahiran Michigan tersebut membantah spekulasi tersebut dan menegaskan bahwa dirinya tak akan kembali ke dunia tinju profesional.
"Saya tidak akan kembali ke tinju, tidak akan,” tegas Mayweather.
Meski begitu, Mayweather mengaku bahwa dirinya sangat menyukai dunia tinju. Kini, dirinya pun menegaskan bahwa tujuannya untuk kembali bertarung hanya karena kesenangan semata.
"Tinju sangat bagus untuk saya, (tapi) saya tidak melewatkannya. Saya hanya pergi dan bersenang-senang, itu sebabnya saya melakukan eksibisi dengan Logan Paul, kami bersenang-senang, saya bersenang-senang,” jelasnya.

"Kami memberi orang sedikit kesenangan dan orang-orang harus tahu bahwa ada perbedaan antara pertarungan nyata dan eksebisi,” pungkasnya.
“Dengan eksibisi saya hanya berlatih dari waktu ke waktu. Kalau pertarungan sungguhan pasti ada pertumpahan darah sejak awal,” tukasnya.
(Rachmat Fahzry)