Share

Mercedes Protes Hasil Race F1 GP Abu Dhabi 2021, Max Verstappen Batal Juara?

Muammar Yahya Herdana, Jurnalis · Senin 13 Desember 2021 00:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 13 37 2515975 mercedes-protes-hasil-race-f1-gp-abu-dhabi-2021-max-verstappen-batal-juara-ZNKHPPdxO1.jpg Mercedes AMG Petronas protes hasil balapan F1 GP Abu Dhabi 2021 (Foto: Reuters)

ABU DHABI - Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, juara Formula One (F1) 2021. Gelar juara didapatkannya usai memenangkan balapan seri terakhir di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Minggu (12/12/2021), malam WIB.

Namun, drama dari F1 GP Abu Dhabi 2021 masih berlanjut. Menurut laporan twitter F1 (@F1), Mercedes AMG Petronas protes atas hasil balapan yang mungkin akan mengubah juara musim ini.

Max Verstappen (Foto: Reuters)

Verstappen, yang sempat kesulitan pada awal balapan, mampu memberikan kejutan pada lap terakhir. Dia menyalip Lewis Hamilton (Mercedes) di lap terakhir usai balapan sempat terhenti karena kecelakaan.

Sekadar informasi, Nicholas Latifi (Williams) menabrak dinding pembatas pada lap 54. Itu membuat jarak waktu antara Hamilton dan Verstappen menjadi terpangkas.

BACA JUGA: Pembalap Belanda Pertama yang Juara F1, Ini Profil Max Verstappen

Red Bull mengambil keputusan untuk mengganti ban Verstappen setelah safety car masuk. Hal itu membuat pembalap asal Belanda itu mampu tampil lebih cepat ketimbang Hamilton.

Hamilton pun mencoba dengan keras untuk mempertahankan posisinya sebagai yang terdepan. Akan tetapi, pembalap asal inggris itu harus tersalip di tikungan kelima sehingga harus merelakan kemenangan dan gelar juara dunia untuk Verstappen.

Namun, Mercedes terjadi dua pelanggaran pada akhir balapan. Pelanggaran itu berkaitan dengan pasal 48.8 dan 48.12.

Pasal 48.8 berisikan aturan, bahwa para pembalap tidak boleh menyalip pembalap lain sebelum pemimpin balapan melewati garis start/finish dalam periode safety car. Mercedes menilai Verstappen menyalip Hamilton dalam periode safety car.

Max Verstappen vs Lewis Hamilton (Foto: Reuters)

Lalu, pasal 48.12 mengatur soal para pembalap, yang sudah di-overlap pimpinan balapan, boleh menyalip pimpinan balapan jika steward merasa hal tersebut aman. Akan tetapi, tidak semua pembalap, yang telah di-overlap Hamilton, menyalipnya saat itu.

Oleh sebab itu, Mercedes melayangkan protes. Jika protes ini berhasil, gelar juara F1 2021 mungkin menjadi milik Hamilton. Hingga berita ini rilis, belum ada kabar lanjutan dari protes Mercedes.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini