Share

Joan Mir Akui Suzuki Kalah Cepat dari Yamaha dan Ducati

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 02:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 38 2510365 joan-mir-akui-suzuki-kalah-cepat-dari-yamaha-dan-ducati-CxahEkxtDJ.jpg Joan Mir beraksi pada tes pramusim MotoGP 2022. (Foto/MotoGP)

JEREZ – Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengakui, bahwa motor Suzuki di MotoGP 2021 kalah cepat dari Ducati dan Yamaha. Hal itu dia katakan karena tahu betul apa yang dirasakan pada motor pabrikan asal Jepang tersebut.

Mir merupakan juara dunia MotoGP 2020 bersama Suzuki. Namun, di musim 2021, dirinya tidak bisa mempertahankan gelar tersebut karena harus direbut oleh pembalap Monster Yamaha Energy, Fabio Quartararo.

Foto/MotoGP

Bahkan di MotoGP 2021, Mir finish di peringkat tiga dengan koleksi 208 poin. Sementara di posisi dua diisi oleh pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, dengan koleksi 252 poin.

Baca juga: 5 Pembalap Italia yang Bisa Gantikan Kebintangan Valentino Rossi di MotoGP

Mir pun mengakui bahwa performa Ducati dan Yamaha pada musim ini sangat hebat. Sementara itu, Suzuki kerap kali memiliki beberapa masalah pada sesi kualifikasi.

Baca juga: 4 Fakta Mengerikan Operasi Mata Marc Marquez, Nomor 1 Hampir Pensiun

Pembalap berusia 24 tahun itu pun berasumsi bahwa Suzuki telah tertinggal satu langkah dari Ducati dan Yamaha. Padahal menurutnya, Yamaha memiliki mesin yang sangat mirip dengan Suzuki, namun mereka masih saja tertinggal.

“Saya tidak tahu apa yang bisa mereka miliki, karena saya fokus pada motor saya dan meningkatkan motor saya. Saya tahu lebih banyak tentang apa yang kurang dari motor saya daripada yang dimiliki orang lain,” kata Mir, dikutip dari Motosan, Rabu (1/12/2021).

Foto/MotoGP

“Jelas bahwa Ducati adalah motor yang sangat kuat di trek lurus. Sebelumnya sulit bagi mereka untuk membuat kurva dan sekarang biayanya jauh lebih murah, ada evolusi besar dalam aspek ini,” sambungnya.

“Yamaha terlihat seperti motor yang sangat mirip dengan Suzuki, dengan mesin yang sangat mirip, tetapi mereka bekerja dengan sangat baik, terutama di sesi kualifikasi. Sementara kami sebaliknya, jadi menurut saya kami harus meningkatkan di area ini,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini