Pramudya/Yeremia Ungkap Persiapan Jelang Lawan Hoki/Kobayashi di 16 Besar Indonesia Open 2021

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 05:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 40 2506987 pramudya-yeremia-ungkap-persiapan-jelang-lawan-hoki-kobayashi-di-16-besar-indonesia-open-2021-9Ev7Qo8wox.jpg Pramudya Kusumawardana dan Yeremia Rambitan beraksi di Indonesia Open 2021. (Foto/Badminton Photo)

NUSA DUA - Pasangan ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, akan melawan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di babak 16 Besar Indonesia Open 2021. Menjelang pertandingan, mereka mengungkapkan persiapannya untuk bisa mengalahkan juara Indonesia Masters 2021 tersebut. 

Hoki/Kobayashi punya catatan apik pada Indonesia Masters 2021. Mereka mengalahkan peringkat satu dan dua dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo serta Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Foto/Badminton Photo

Hoki/Kobayashi menaklukkan Marcus/Kevin di partai puncak Indonesia Masters 2021. Kala itu mereka menang 21-11, 17-21, dan 21-19. Lalu mereka mengalahkan Ahsan/Hendra di babak pertama Indonesia Open 2021 dengan skor 23-21, 15-21, dan 21-15.

Baca juga: Hasil Indonesia Open 2021: Kalah dari Christiansen/Boje, Rinov/Pitha Gugur di Babak Pertama

Kini, giliran Pramudya/Yeremia yang akan menjajal kemampuan Hoki/Kobayashi. Tak ingin terpengaruh dengan kekalahan para senior, pasangan peringkat 28 dunia itu akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengalahkan wakil Jepang tersebut.

Baca juga: Hasil Indonesia Open 2021: Pramudya/Yeremia Bungkam Wakil Inggris di Babak Pertama

“Kita kan belum pernah ketemu. Jadi mau lakukan sebisa mungkin, semaksimal mungkin. Inginnya sih menang,” ungkap Pramudya di Bali International Convention Centre, Rabu (24/11/2021).

“Mau mencoba fokus dengan gaya permainan kami, terus masukan dari pelatih mungkin nanti ada juga,” tambah pemain kelahiran Sukabumi tersebut.

Sementara itu, Pramudya/Yeremia lolos ke babak kedua usai menaklukkan wakil Inggris, Ben Lane/Sean Vendy dengan skor 18-21, 21-17, dan 21-9. Kemenangan tersebut tidak lepas dari kunci permainan mereka yang tampil menyerang, terutama di gim ketiga.

Foto/PBSI

“Gim pertama kita terlalu banyak angkat shuttlecock, kayak enggak nyerang duluan, kebanyakan defends jadi kalah start dari mereka,” ucap Yeremia.

“Pas gim kedua balik nyerang, akhirnya mereka ketekan dan bisa menang. Trus gim ketiga jangan sampai kendur kayak gim pertama, saya lakukan seperti gim kedua dengan menyerang. Jadi gim ketiga banyak menyerang,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini