Share

5 Kemenangan Terbaik Valentino Rossi di MotoGP, Nomor 1 Buat Jorge Lorenzo Sakit Hati

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Minggu 14 November 2021 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 14 38 2501460 5-kemenangan-terbaik-valentino-rossi-di-motogp-nomor-1-buat-jorge-lorenzo-sakit-hati-9rKWqSHjuu.jpg Valentino Rossi saat memenangkan balapan sengit dengan Jorge Lorenzo di MotoGP Catalunya 2009. (Foto: MotoGP)

VALENCIA - Valentino Rossi akan menjalani balapan terakhirnya di MotoGP pada seri Valencia yang berlangsung hari ini, Minggu (14/11/2021). MotoGP Valencia 2021 akan menjadi tarian terakhir Rossi di atas kuda besinya dan kompetisi yang sudah digelutinya selama 25 tahun tersebut.

Di MotoGP, Rossi mendapat julukan sebagai The Doctor. Perlu diketahui, Rossi adalah satu-satunya pembalap yang memenangkan Kejuaraan Dunia di kelas 125cc, 250cc, 500cc, dan MotoGP dalam sejarah dunia balap.

Dari sekian banyak balapan, terdapat sejumlah beberapa kemenangan yang menunjukkan kualitas terbaiknya. Tentunya kemenangan terbaik itu ditentukan oleh berbagai hal, termasuk cara Rossi merebut kemenangan. Lantas seri mana saja yang layak disebut sebagai kemenangan terbaik Rossi?

Berikut 5 Kemenangan Terbaik Valentino Rossi di MotoGP:

5. GP500 Inggris 2000

Valentino Rossi di 500cc 2000. (Foto: MotoGP)

GP500 2000 merupakan tahun debut Rossi di kelas paling bergengsi. Walau berstatus debutan, dia mampu memberikan impresi positif. Hanya dalam sembilan balapan, dia sukses merebut kemenangan pertamanya.

Kemenangan pertamanya itu datang pada GP500 Inggris 2000. Ketika itu, dia tampil begitu dominan, dengan memulai balapan dari pole position hingga meraih kemenangan.

Pada akhir musim, dia menduduki posisi kedua klasemen dengan poin 2019, berkat dua kemenangan. Pada musim berikutnya, dia sukses menjadi juara dunia sebelum berganti era di kelas MotoGP.

4. MotoGP Afrika Selatan 2004

Valentino Rossi vs Max Biaggi di MotoGP Afrika Selatan 2004

Setelah tiga musim menjadi juara bersama Honda, Rossi memutuskan berpaling ke Yamaha pada 2004. Padahal, ketika itu performa Yamaha dianggap kurang bisa bersaing.

Namun, hal itu dibantahkan oleh Rossi. Dia bahkan dapat langsung merebut kemenangan bersama Yamaha di balapan pertama musim itu, yakni MotoGP Afrika Selatan 2004.

Keberhasilan itu pun menjadi awal dari hubungan indah antara Rossi dan Yamaha. Dia bahkan berhasil menjadi juara dunia pada musim itu juga, serta tahun berikutnya.

3. MotoGP Australia 2003

 	Valentino Rossi di podium MotoGP Australia 2003 bersama Nicky Hayden. MotoGP

Pada MotoGP Australia 2003, Rossi sebenarnya mampu tampil cukup dominan. Hanya saja, terjadi insiden yang membuat posisi pembalap Italia tersebut di posisi sulit.

Ketika Troy Bayliss mengalami insiden, Rossi diketahui menyalip dalam keadaan bendera kuning berkibar. Hal itu membuat Rossi mendapat penalti waktu 10 detik, dan terancam kehilangan titel.

Meski begitu, Rossi menampilkan kecepatan yang luar biasa. Pada akhirnya, dia membangun jarak hingga 15 detik atas lawan terdekatnya, Loris Capirossi. Hasil itu pun sekaligus membuatnya menjadi juara dunia.

2. MotoGP AS 2006

Valentino Rossi di MotoGP 2006

Rossi memiliki banyak rival sepanjang kariernya. Termasuk salah satunya adalah Casey Stoner. Persaingan keduanya pun terjadi pada MotoGP Amerika Serikat 2006.

Ketika itu, Rossi harus bekerja keras untuk dapat menyalip Stoner. Namun, Stoner nyaris tak memberikan celah. Rossi kemudian membuat manuver berani dengan menyalip di tikungan Corksrew.

Manuver itu membuat Rossi menjadi pemenang. Tetapi, Stoner jelas tak terkesan dengan aksi Rossi tersebut. Namun, pada akhirnya Rossi lah yang menjadi juara musim itu.

1. MotoGP Catalunya 2009

Valentino Rossi berduel dengan Jorge Lorenzo di MotoGP Catalunya 2009

Rossi bersaing ketat dengan Jorge Lorenzo pada MotoGP 2009. Puncaknya pun terjadi pada MotoGP Catalunya 2009, dimana kedua pembalap bersaing dengan sangat ketat sepanjang balapan.

Pada akhirnya, Rossi lah yang berhasil menjadi pemenang di balapan tersebut. namun, keunggulannya sangat tipis, hanya terpaut 0,095 detik, dan menjadi jarak terdekat antara posisi pertama dan kedua.

Hasil itu pun terbukti sangat vital dalam penentuan gelar juara. Rossi berhasil juara dunia dengan poin 306. Dia hanya unggul 45 angka atas pesaing terdekatnya, Lorenzo.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini