Kento Momota vs Viktor Axelsen: Bersaing dari Junior dan Berlanjut ke Level Senior, Siapa Lebih Jago?

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 28 Oktober 2021 10:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 40 2493028 kento-momota-vs-viktor-axelsen-bersaing-dari-junior-dan-berlanjut-ke-level-senior-siapa-lebih-jago-qBnXvlVWOJ.jpg Kento Momota (kiri) dan Viktor Axelsen bersaing ketat dari level junior hingga senior. (Foto: REUTERS)

KENTO Momota dan Viktor Axelsen menjadi sorotan saat ini. Kedua nama ini bersaing ketat dan kini menempati posisi satu dan dua dunia nomor tunggal putra.

Terbaru, Kento Momota dan Viktor Axelsen bertemu di final Denmark Open 2021. Lewat drama tiga game, Viktor Axelsen menang 20-22, 21-18 dan 21-12.

Viktor Axelsen dan Kento Momota

(Viktor Axelsen (kiri) dan Kento Momota bersaing dari junior hingga kini)

Ternyata, persaingan keduanya sudah terjalin sejak level junior. Secara usia keduanya memang sepantaran yakni 24 tahun. Karena itu, Kento Momota dan Viktor Axelsen pernah mengikuti Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior edisi 2010, 2011 dan 2012.

Meski tak pernah bertemu, Kento Momota dan Viktor Axelsen selalu menembus fase akhir pada tiga edisi tersebut. Bahkan di salah satu edisi, Kento Momota dan Viktor Axelsen keluar sebagai juara.

Pada 2010, jalan Kento Momota terhenti di babak ketiga. Bertemu wakil Malaysia, Zulfadli, Zulkifli, Kento Momota tumbang dengan skor 22-20, 19-21 dan 5-21. Sementara itu, Viktor Axelsen mencatatkan prestasi tertingginya di level junior.

Ia menjadi juara dunia junior 2010 di usia 16 tahun. Setelah mengalahkan Sai Praneeth (India) di semifinal, Viktor Axelsen menumbangkan Kang Ji-wook (Korea Selatan) dengan skor 21-19 dan 21-10 di partai puncak.

BACA JUGA: Perempatfinal French Open 2021: Shesar Hiren Rhustavito Permalukan Kento Momota demi Balaskan Dendam Jonatan Christie?

Kemudian pada 2011, Viktor Axelsen datang dengan status juara bertahan. Ia lagi-lagi melibas wakil India di semifinal, namun kali ini Sameer Verma dengan skor 21-19-21-19. Di final, Viktor Axelsen akan menghadapi pemenang laga semifinal lain yang mempertemukan Kento Momota vs Zulfadli Zulkifli.

Apes bagi Kento Momota, ia lagi-lagi ditumbangkan Zulfadli Zulkifli layaknya edisi 2010. Kali ini, Kento Momota tumbang dengan skor 18-21 dan 18-21. Lantas, siapa yang menjadi kampiun? Zulfadli Zulkifli mengalahkan juara bertahan, Viktor Axelsen, dengan skor 21-18, 9-21 dan 21-19.

Kegagalan pada 2011 coba dibalas Kento Momota dan Viktor Axelsen pada 2012. Sayangnya, langkah Viktor Axelsen terhenti di perempatfinal setelah kalah 19-21, 21-13 dan 17-21 dari tunggal China, Xue Song.

Terhentinya Viktor Axelsen merupakan kabar baik bagi Kento Momota. Sebab, Kento Momota yang ditempatkan di unggulan kedua melaju mulus hingga akhirnya bertemu Xue Song di final. Kali ini, Kento Momota yang Berjaya setelah menang 21-17, 19-21 dan 21-19.

Kento Momota

(Kento Momota pegang dua gelar juara dunia di level senior)

Alhasil, di level junior baik Viktor Axelsen dan Kento Momota sama-sama meraih satu gelar juara dunia. Bagaimana dengan kiprah mereka di level senior?

Di level senior, Kejuaraan Dunia dan Olimpiade jadi turnamen yang paling bergengsi. Saat ini, Di Kento Momota memegang dua gelar juara dunia, tepatnya pada 2018 dan 2019. Pada 2018, Kento Momota menumbangkan Shi Yuqi (China). Setahun berselang, gilran Anders Antonsen yang ditumbangkan Kento Momota.

Viktor Axelsen

(Viktor Axelsen (tengah) rebut medali emas Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: REUTERS)

Sementara itu, Viktor Axelsen menjadi yang terbaik pada 2017 dengan menumbangkan Lin Dan. Bisa dibilang, pencapaian Viktor Axelsen lebih lengkap ketimbang kento Momota saat ini.

Sebab, Viktor Axelsen telah meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengalahkan Chen Long di final. Karena itu, Kento Momota wajib meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 demi melanjutkan persaingan sengitnya dengan Viktor Axelsen.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini