7 Bulan Lagi, Tim Bulu Tangkis Indonesia Juara Piala Thomas 2022?

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 09:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 40 2488406 7-bulan-lagi-tim-bulu-tangkis-indonesia-juara-piala-thomas-2022-iNPmmV5tMY.jpg Tim Bulu Tangkis Indonesia berpotensi pertahankan gelar di Piala Thomas 2022. (Foto: Instagram/@badminton.ina)

TIM Bulu Tangkis Indonesia juara Piala Thomas 2020 setelah menang 3-0 atas China dalam laga final yang dilangsungkan di Aarhus, Denmark, Minggu 17 Oktober 2021 malam WIB. Selang tujuh bulan dari sekarang, Tim Bulu Tangkis berpeluang kembali menjadi yang terbaik, lebih tepatnya di Piala Thomas 2022.

Menurut laporan Bangkok Post, Piala Thomas dan Uber 2022 akan dilangsungkan di Thailand pada 8-15 Mei 2022. Kemudian muncul pertanyaan, bukannya Piala Thomas dan Uber digelar dua tahun sekali?

Indonesia juara Piala Thomas 2020

Berhubung Piala Thomas digelar tahun ini, bukannya penyelenggaraan selanjutnya digelar pada 2023? Sekadar informasi, Piala Thomas yang digelar tahun ini sedianya digelar pada 2020.

Namun, karena pandemi Covid-19, turnamen digelar satu tahun lebih lambat. Karena itu, Piala Thomas dan Uber selanjutnya dilangsungkan pada 2022 bukan 2023. Berhubung tujuh bulan bukan waktu yang lama, peluang Tim Bulu Tangkis Indonesia mempertahankan gelar terbuka lebar.

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie masih masuk kategori level elite di nomor yang mereka ikuti. Terbukti di Piala Thomas 2020, mereka mengalahkan pebulu tangkis-pebulu tangkis top dunia.

Kemudian Shesar Hiren Rhustavito juga masih berpeluang meningkatkan level permainannya supaya masuk peringkat 10 dunia. Begitu juga di nomor ganda putra. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya menunjukkan kebangkitan mereka di Piala Thomas 2020.

BACA JUGA: Ada Dukungan Denmark saat Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Bagaimana Awal Mula Hubungan Hangat 2 Tim Ini?

Terbukti tiga kali turun di Piala Thomas 2020, mereka selalu menang. Kemudian, jika pun Hendra Setiawan memutuskan pensiun akhir tahun ini, Indonesia masih punya ganda putra kuat lainnya macam Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Leo/Daniel Marthin.

Untuk nama yang disebut pertama, mereka bahkan menjadi ganda putra utama Indonesia saat mengalahkan China di final. Bagaimana dengan tim pesaing?

Fajar/Rian

(Fajar/Rian masih jadi andalan Indonesia di Piala Thomas 2022)

China masih mencoba mengembangkan pemain-pemain di sektor tunggal putra seperti Lu Guangzu yang berusia 24 tahun, Li Shifeng (21), Weng Hongyang (22) dan Gu Junfeng (21). Sementara di sektor ganda putra, China juga mencoba merombak pemain, termasuk memasangkan Liu Cheng dengan pemain yang biasa turun di nomor ganda campuran, Wang Yilyu.

Bagaimana dengan Jepang? Jepang masih mengandalkan Kento Momota di sektor tunggal putra. Dua tunggal putra mereka lainnya, Kanta Tsuneyama dan Kenta Nishimoto kurang cakap saat dihadapkan dengan pebulu tangkis top dunia.

Sama seperti China, Jepang juga masih bongkar pasang di sektor ganda putra. Seiring pensiunnya Takeshi Kamura, Keigo Sonoda dan Hiroyuki Endo, Jepang berupaya mencari pasangan terbaik untuk Yuta Watanabe.

Bisa dibilang, Denmark masih jadi lawan tertangguh Indonesia di Piala Thomas 2022. Sebab, mereka memiliki empat tunggal putra yang teramat kuat. Tiga tunggal putra mereka menduduki peringkat 12 dunia. Sebut saja Viktor Axelsen yang menempati peringkat dua dunia, Anders Antonsen (3) dan Rasmus Gemke (12).

Viktor Axelsen

(Viktor Axelsen memenangkan seluruh laga di Piala Thomas 2020)

Ada juga Hans-Kristian Vittinghus (20) yang berstatus tunggal keempat Denmark. Kemudian di nomor ganda putra, Denmark memiliki Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen yang menduduki peringkat 11 dunia. Karena itu, menarik menanti perjalanan para pebulu tangkis top dunia sebelum kembali turun di Piala Thomas dan Uber 2022 pada 8-15 Mei.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini