Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP, Francesco Bagnaia: Sangat Sulit Diterima

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Rabu 20 Oktober 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 38 2488839 valentino-rossi-pensiun-dari-motogp-francesco-bagnaia-sangat-sulit-diterima-r2z7p1V9s3.jpg Francesco Bagnaia sulit menerima keputusan Valentino Rossi pensiun dari MotoGP (Foto: MotoGP)

TURIN – Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, sulit menerima keputusan sang mentor, Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT), yang pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2021. Pembalap asal Italia itu sulit membayangkan tidak ada sosok kompatriotnya tersebut di sirkuit.

The Doctor telah memutuskan untuk pensiun dari MotoGP. Hanya tinggal tiga balapan di MotoGP 2021, yaitu seri Emilia Romagna, seri Algarve, dan seri Valencia, sebelum Rossi gantung helm.

Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

Sementara itu, MotoGP Emilia Romagna  2021menjadi balapan kandang terakhir Rossi pada musim ini. Balapan tersebut akan digelar di Sirkuit Misano, Minggu 24 Oktober 2021, malam WIB.

Menanggapi pensiunnya The Doctor dari MotoGP, Pecco ternyata sulit untuk menerimanya. Sebab, Rossi memiliki jasa besar dalam karier Pecco di dunia balap.

BACA JUGA: Jelang Pensiun dari MotoGP, Kharisma Valentino Rossi Silaukan Andrea Dovizioso

Sebagaimana diketahui, Rossi pernah memberi kesempatan kepada Bagnaia untuk membela tim balapnya di kelas Moto3, Sky Racing Team VR46, pada musim 2014. Tiga tahun kemudian, The Doctor kembali menaruh kepercayaan kepadanya untuk membela, Sky Racing Team VR46.

Kala itu, Rossi memberi promosi ke ajang balap Moto2 kepada Pecco. Dari sinilah nama pembalap berusia 24 tahun itu menjadi sorotan hingga akhirnya dilirik Pramac Ducati untuk balapan di MotoGP.

Jasa terbesar Rossi untuk Bagnaia adalah memberikan ilmu balap kepada Pecco. The Doctor adalah pemilik VR46, tempat Bagnaia menuntut ilmu balap yang membawanya berlaga di MotoGP.

Francesco Bagnaia (Foto: MotoGP)

“Tidak akan mudah untuk menerima kenyataan bahwa dia tidak akan melakukannya. Sejak tahun pertama Moto3 saya, dia selalu ada,” ungkap Bagnaia, dilansir dari Speedweek, Rabu (20/10/2021).

“Kami telah menghabiskan waktu bersama sejak tahun 2014. Saya bahkan tidak bisa membayangkan MotoGP di tahun depan karena ini sangat sulit untuk diterima. Ini akan sangat aneh,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini