Manajer Fabio Quartararo Akui Kehebatan Mental Marc Marquez

Rio Eristiawan, Jurnalis · Jum'at 15 Oktober 2021 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 38 2486985 manajer-fabio-quartararo-akui-kehebatan-mental-marc-marquez-RU4rKYoWSP.jpg Marc Marquez beraksi di FP1 MotoGP AS 2021. (Foto/MotoGP)

AUSTIN - Manajer Fabio Quartararo, Eric Mahe, mengakui kehebatan mental Marc Marquez. Kata dia, pembalap asal Spanyol itu tidak terpengaruh dari pembalap lain secara psikologis saat balapan.

Fabio Quartararo pun selangkah lebih dekat untuk menjadi juara baru MotoGP dengan sisa tiga balapan. Namun demikian, Mahe menyoroti sikap Marquez yang memiliki mental yang bagus sebagai pembalap.

Foto/MotoGP

Seperti yang diketahui, pada musim 2020, Marquez mengalami kecelakaan di Sirkuit Jerez, Spanyol dan lengan kanannya patah. Hal itu kemudian berefek panjang yang membuatnya sempat absen selama satu musim dan sampai saat ini masih kerap terganggu dengan cederanya.

Baca juga: Quartararo Menggila di MotoGP 2021, Marc Marquez Ngaku Sudah Punya Kunci untuk Kalahkan

Meski belum sembuh sepenuhnya, tapi Marquez berhasil tampil impresif di MotoGP AS 2021 Austin dengan meraih kemenangan. Bukan hanya di Austin tetapi, pembalap asal Spanyol itu bisa tampil impresif di MotoGP Jerman 2021.

Baca juga: Marc Marquez Perlahan Bangkit hingga 2 Kali Menang, Kevin Schwantz: Cedera Tetap Masih Menghantuinya!

Mahe mengungkapkan kekaguman terhadap Marquez yang bisa tampil impresif di dua balapan meski masih cedera. Ia mengatakan dampak cedera yang didapat Marquez akan sangat berpengaruh untuk penampilannya.

"Bagi saya, Márquez sempurna memenangkan dua balapan kita tahu bahwa dia masih lemah dan kita tidak tahu apakah dia akan terus lemah atau tidak. Konsekuensi psikologis dari periode ini sangat sulit untuk dilupakannya," kata Mahe dilansir dari Motosan, Jumat (15/10/2021).

Foto/MotoGP

Lebih lanjut, ia menjelaskan beberapa pembalap seperti Kevin Schwantz percaya Marquez tidak bisa tampil ke performa bagusnya setelah kembali dari cedera. Ia melihat Marquez telah banyak jatuh saat balapan di tapi mentalnya bisa bangkit dan menunjukan penampilan terbaik.

"Beberapa pembalap seperti Schwantz, percaya bahwa Marquez tidak bisa kembali ke penampilan bagusnya setelah kembali dari cedera. Dia telah jatuh 20 kali tahun ini dan setiap kali dia kembali ke motornya Marquez bisa bangkit dan menunjukan penampilan yang hebat di Assen, jika dia terluka secara psikologis, dia akan berkata kepada orang Jepang itu 'Aku akan pulang'," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini