Gagal Sumbang Poin untuk Indonesia di Piala Uber 2020, Siti/Ribka Nyesel Tidak Tampil Nekat

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Rabu 13 Oktober 2021 03:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 40 2485390 gagal-sumbang-poin-untuk-indonesia-di-piala-uber-2020-siti-ribka-nyesel-tidak-tampil-nekat-Zh3KMl4XMS.jpg Siti/Ribka. (Foto: Badminton Photo)

AARHUS - Pasangan ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto menyesal tidak tampil habis-habisan saat jumpa wakil Jepang, Mayu Matsumoto/Nami Matsuyama. Di laga lanjutan Grup A Piala Uber 2020 yang berlangsung pada Selasa 12 Oktober 2021 itu, Ribka/Fadia yang tak tampil nekat kalah dengan skor 14-21 dan 19-21.

Bermain di partai kedua penyisihan terakhir Grup A Piala Uber 2020 ini Ribka/Fadia berstatus sebagai pasangan pelapis. Mereka menggantikan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang rencananya disiapkan untuk babak penyisihan.

Di gim pertama, Ribka/Fadia sempat menjanjikan dengan unggul beberapa angka di poin-poin awal. Namun memasuki interval kedua mereka harus tercecer dengan tertinggal tujuh angka.

Baca Juga: Hasil Piala Uber 2020: Siti/Ribka Tumbang di Tangan Pasangan Jepang, Indonesia Lagi-Lagi Kehilangan Poin

Siti/Ribka

Pada gim kedua, Ribka/Fadia sempat lebih baik dengan memimpin 19-18. Namun, di poin-poin kritis ini mereka malah tampil ragu-ragu.

Tiga poin terakhir bisa didapat Mayu Matsumoto/Nami Matsuyama. Ribka/Fadia mengaku permainannya sepanjang laga terus dikendalikan pasangan lawan.

"Tadi di gim pertama, kami kurang langsung in dengan pertandingan. Permainan kami belum keluar. Sementara di gim kedua, sudah memimpin, tapi di poin-poin kritis malah kalah. Ini pelajaran penting agar di pertandingan berikutnya, kami harus bisa langsung main dengan pola yang kami inginkan," ujar Ribka dikutip dari rilis yang diterima MPI, Rabu (13/10/2021).

Selain pola permainannya tidak berkembang dan kebanyakan dibaca lawan, Ribka/Fadia juga mengaku tampil kurang greget. Mereka lebih banyak tertekan oleh serangan lawan.

"Kami kalah karena tadi di poin-poin kritis, terutama di gim kedua, kami malah kurang nekat, kurang berani, dan tertekan," sebut Fadia.

Siti/Ribka

Meski kalah, pertandingan tadi merupakan pengalaman berharga bagi pasangan muda ini. Kepala pelatih ganda putri Eng Hian tidak menyesal menurunkan mereka berdua demi pengalaman yang lebih baik lagi.

"Mereka harus terus diberi pengalaman bertanding, termasuk di ajang Piala Uber ini," tutur Eng Hian.

Pada akhirnya, Tim Uber Indonesia takluk 0-5 dari Jepang. Kekalahan itu membuat Indonesia berstatus runner-up Grup A Piala Uber 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini