MotoGP AS 2021, Ducati Yakin Francesco Bagnaia Pecundangi Marc Marquez

Rio Erfandi, Jurnalis · Selasa 28 September 2021 18:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 38 2478244 motogp-as-2021-ducati-yakin-francesco-bagnaia-pecundangi-marc-marquez-n8xMUcxfoJ.jpg Marc Marquez punya rekor apik di MotoGP AS. (Moto/MotoGP)

AUSTIN – Menjelang MotoGP Amerika Serikat (AS) 2021, tim ducati mengirim psywar kepada pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Direktur Olahraga Ducati, Pablo Ciabatti, meyakini, pembalapnya, Francesco Bagnaia bisa mempecundagi Marquez.

Seperti diketahui, MotoGP Amerika Serikat 2021 di Circuit of the Americas (COTA) memang selalu menjadi andalan Marc Marquez. Akan tetapi, dominasi tersebut bisa saja runtuh mengingat kondisi Marquez yang belum bugar 100 persen.

Foto/MotoGP

Pada dua laga balap sebelumnya, Pecco -sapaan akrab Francesco Bagnaia- berhasil finis di urutan pertama pada seri balapan di MotoGP Aragon dan MotoGP San Marino 2021. Pecco pun ingin memangkas jarak 48 poin dari rival terdekatnya dari tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.

Baca juga: Adik Valentino Rossi Yakin Tampil Apik di MotoGP Amerika Serikat 2021

Nampaknya, tim Ducati Lenovo berusaha keras bersama Pecco sampai akhir musim MotoGP 2021. Hal itu telah diungkapkan oleh Direktur Olahraga Ducati yakni Ciabatti.

Baca juga: Jadwal MotoGP AS 2021: Misi Marc Marquez Rusak Peluang Juara Quartararo, Valentino Rossi Melempem Lagi?

“Kami berada di tempat kami berada. Kami mencoba untuk berada di depan, untuk memenangkan balapan. Hanya itu yang bisa kami lakukan,” ucap Ciabatti, dilansir dari Motosan, Selasa (28/9/2021).

“Kemudian kita akan melihat apa yang terjadi. Fabio memimpin dengan nyaman, 48 poin dengan empat pertandingan tersisa. Tapi apa pun bisa terjadi di balapan. Kita harus terus berusaha. Kami telah menunjukkan bahwa kami sekarang dapat bersaing di sirkuit mana pun,” sambungnya.

Sementara, pada seri balapan yang ke-15 yag berlangsung di Sirkuit Austin, pembalap Repsol Honda, Marc Marquez menjadi sorotan. Lantaran pembalap berjuluk The Baby Alien itu mempunyai rekor bagus saat balapan di sana.

Pembalap asal Spanyol itu enam kali memenangkan balapan di COTA sejak 2013 hingga 2018 secara beruntun. Dengan torehan yang bagus itu, Ciabatti tentu menjadi was-was kepada Marquez jelang balapan tersebut. Namun, satu yang pasti, Ciabatti sangat ingin Bagnaia mematahkan torehan apik Marquez.

Foto/MotoGP

“Secara umum, Sirkuit Amerika adalah kerajaan Señor Márquez. Dia selalu menang di sana sejak 2013, kecuali 2019. Tapi Aragon juga sirkuit kandang Marc, dan kami menang di sana dua minggu lalu,” imbuhnya.

“Kami memiliki konsep yang jelas, kami ingin menang dan memberikan tekanan pada Fabio. Namun, jelas memenangkan gelar akan sulit, tetapi bukan tidak mungkin,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini