Melaju 300 km/jam Lebih, Ini Teknik Pengereman MotoGP

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Sabtu 18 September 2021 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 18 38 2473381 melaju-300-km-jam-lebih-ini-teknik-penting-pengereman-motogp-uLEVBQiveZ.jpg Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (Foto: MotoGP)

TEKNIK pengereman MotoGP bisa Anda ketahui di dalam artikel ini. Sebagaimana diketahui, MotoGP merupakan ajang balap motor paling bergengsi. Berlaga di ajang ini tentunya merupakan impian hampir seluruh pembalap motor

Dibekali motor dengan kapasitas 1000 cc, para pembalap MotoGP bisa melaju hingga 300 km/jam bahkan lebih. Pada Maret 2021 kemarin, Johann Zarco dari tim Pramac Ducati bahkan berhasil memecahkan rekor kecepatan puncak (top speed) MotoGP dengan 362,4 km/jam.

Hal itu ia lakukan saat tampil di sesi latihan bebas MotoGP Qatar 2021. Menggunakan motor Desmosedici edisi terbaru, Zarco melibas trek lurus dengan kecepatan penuh hingga berhasil memecahkan rekor top speed MotoGP.

Dengan kecepatan rata-rata mencapai 300 km/jam tentunya pengereman menjadi hal penting yang juga harus diperhitungkan oleh para pembalap. Sebab, mereka dituntut untuk mengurangi kecepatan hingga setengahnya ketika memasuki tikungan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut teknik pengereman yang harus dikuasai para pembalap di kelas utama MotoGP.

1. Trail Braking

Teknik Pengereman MotoGP

(Trail braking biasanya digunakan pembalap ketika hendak memasuki tikungan, foto: Istimewa)

Teknik ini biasanya digunakan pembalap ketika hendak memasuki tikungan. Pada momen tersebut mereka dituntut untuk menurunkan kecepatan sesegera mungkin dari trek lurus.

Caranya adalah dengan menekan tuas rem secara penuh saat motor mulai memasuki zona pengereman. Pada teknik ini, akurasi juga menjadi perhatian utama pembalap.

Saat melakukan trail breaking, pembalap biasanya menggunakan rem depan lebih banyak sebelum kembali membetot tuas gas saat keluar tikungan. Kondisi inilah yang membuat bagian belakang motor sedikit terangkat.

2. Teknik Slide

 Teknik Pengereman MotoGP

(Teknik slide digunakan pembalap ketika memasuki tikungan cepat, foto: Istimewa)

Berbeda dengan teknik sebelumnya, teknik kali ini digunakan pembalap ketika memasuki tikungan cepat. Karena saat pembalap melakukan slide pada ban belakangnya, motor akan berubah arahnya dan menikung dengan lebih cepat.

Teknik ini bisa membuat motor berada dalam posisi yang lebih baik untuk berakselerasi secepat mungkin saat keluar dari belokan. Selain itu, ban belakang akan mencapai grip maksimal ketika ban mengalami sedikit slide di aspal.

3. Late Braking

Teknik Pengereman MotoGP

(Teknik late braking digunakan pembalap untuk mengambil kesempatan menyalip menjelang masuk tikungan, foto: Istimewa)

Teknik ini biasa digunakan pembalap untuk mengambil kesempatan menyalip menjelang masuk tikungan. Pada situasi ini pembalap harus cermat untuk mengambil momen.

Sebab jika tidak, teknik ini bisa merugikan si pembalap sendiri. Late braking memaksakan motor untuk mengerem dengan sangat kuat agar bisa memangkas waktu dibanding mengerem jauh-jauh lebih dulu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini