Kalahkan Marc Marquez dan Juara MotoGP Aragon 2021, Francesco Bagnaia: Kemenangan Ini untuk VR46

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 13 September 2021 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 38 2470446 kalahkan-marc-marquez-dan-juara-motogp-aragon-2021-francesco-bagnaia-kemenangan-ini-untuk-vr46-Lyaq2BueNM.jpg Francesco Bagnaia (kanan) kalahkan Marc Marquez dan juara MotoGP Aragon 2021. (Foto: MotoGP.com)

FRANCESCO Bagnaia (Ducati Lenovo) keluar sebagai juara MotoGP Aragon 2021 setelah mengalahkan Marc Marquez (Repsol Honda) yang finis di posisi dua. Ia pun mendedikasikan kemenangan ini untuk akademi balap VR46, tempat Francesco Bagnaia menimba ilmu.

Sebagaimana diketahui, pembalap yang akrab disapa Pecco itu adalah lulusan akademi pembalap VR46. Ia sudah membela akademi milik legenda MotoGP, Valentino Rossi, sejak awal kariernya sebagai pembalap di kelas Moto3 pada 2014.

Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia sempat pindah ke Aspar pada 2015 dan kembali lagi ke VR46 tiga tahun kemudian saat dia naik ke kelas Moto2. Setelah itu ia menjadi juara dunia di kelas menengah pada 2018 dan membawanya naik ke kelas MotoGP bersama tim pabrikan Ducati.

Sekarang, Francesco Bagnaia telah menjelma menjadi seorang pesaing juara MotoGP dan memenangkan balapan kemarin di MotoGP 2021 Aragon. Akan tetapi, ia tidak lupa darimana ia berasal dan mempersembahkan kemenangannya itu untuk tim yang sudah mengasah bakatnya sejak lama, yakni VR46.

BACA JUGA: Juara MotoGP Aragon 2021, Francesco Bagnaia Disebut Marc Marquez Mirip Andrea Dovizioso

Selain itu, pembalap berusia 24 tahun itu juga mengungkapkan peran Valentino Rossi dalam kemenangannya itu. Sang legenda memberi saran untuk menggunakan ban yang tepat untuk bisa mengalahkan kecepatan Marc Marquez.

“Kemenangan ini pasti untuk akademi (VR46), karena Anda bekerja setiap hari berusaha menjadi lebih baik dan mereka selalu mencoba membantu dengan menanyakan di mana kami bisa berkembang. Vale (Rossi) memberi tahu saya kemarin bahwa ini adalah hari saya (Minggu),” kata Bagnaia dilansir dari Motorsportweek, Senin (13/9/2021).

Francesco Bagnaia

“Ia (Rossi) bisa melihat kecepatan saya, tetapi Marc adalah yang tercepat. Ketika saya pergi dari motornya kemarin, ia mengatakan ‘pakailah ban hard dan soft’ (strategi ban) karena dua balapan terakhir pilihan ban saya berbeda,” lanjut Francesco Bagnaia.

Dengan hasil tersebut, Pecco membawa pulang 25 poin dan duduk di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2021 dengan 161 poin. Pembalap asal Turin itu memangkas jaraknya menjadi 53 poin dari sang pemuncak klasemen, Fabio Quartararo, yang finis di urutan delapan dan telah mengumpulkan 214 poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini