Lewis Hamilton Galau Valtteri Bottas Pergi dari Mercedes

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Jum'at 03 September 2021 08:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 03 37 2465466 lewis-hamilton-galau-valtteri-bottas-pergi-dari-mercedes-Jpw6qfSkaA.JPG Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas telah kerja sama sejak 2017. (Foto/Reuters)

STEVENEGE Lewis Hamilton sedang galau. Penyebabnya karena rekan setimnya, Valtteri Bottas akan pergi dari Mercedes yang pada musim depan.

Hamilton dan Bottas telah bersama di Mercedes sejak 2017. Pembalap asal Finlandia itu bergabung dari Williams setelah Nico Rosberg menyatakan pensiun dengan tiba-tiba.

Sejak saat itu, duet Hamilton-Bottas semakin memperkuat dominasi Mercedes di Formula 1. Mereka berhasil membawa tim asal Jerman itu menjadi juara konstruktor selama empat tahun berturut-turut.

Foto/Reuters

Namun, performa Bottas yang sedikit menurun pada musim ini sehingga dia mendapatkan banyak kritik dan dikabarkan akan digantikan George Russel. Ditambah lagi, Kepala Tim Mercedes, Toto Wolff, mengaku telah membuat keputusan soal pendamping sang pembalap utama, dan sepertinya itu tidak baik bagi rekan satu tim Hamilton sekarang.

Baca juga: Sadar Akan Dapat Ejekan dari Penonton di F1 GP Belanda 2021, Lewis Hamilton: Bagian dari Olahraga

Akan tetapi, Hamilton mengatakan fokusnya saat ini bukanlah soal pendampingnya musim depan. Dia masih berambisi untuk kembali menjadi juara dunia dan menyelesaikan pekerjaannya dengan baik tahun ini.

Baca juga: Cerita Unik dari F1 GP Belgia 2021: Lewis Hamilton Temukan 'Bom' di Toilet

Di sisi lain, pembalap asal Inggris itu juga mengungkapkan bahwa dia tidak akan menjadi juara tanpa Bottas. Menurutnya, rekan satu timnya itu adalah pembalap yang tangguh dan tidak pernah menyerah untuk bersaing dengannya.

“Fokus saya saat ini adalah, saya dan Valtteri memiliki pekerjaan yang harus dilakukan,” kata Hamilton dilansir dari Express, Jumat (3/9/2021).

Foto/Reuters

“Saya bangga bekerja bersama Valtteri. Saya pikir dia adalah manusia yang baik dan saya pikir itulah inti mengapa saya memiliki rasa hormat yang saya miliki untuknya, dan di atas semua itu, dia adalah pesaing yang tangguh,” imbuhnya.

“Dia tidak pernah menyerah, terus berusaha, dan dia membantu saya memberikan kejuaraan ini dengan tim. Saya tidak bisa melakukannya tanpa dia,” pungkas juara dunia tujuh kali itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini