Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Praveen Jordan Berkali-kali Dinyatakan Positif Covid-19 di Olimpiade Tokyo 2020

Rio Erfandi , Jurnalis-Jum'at, 27 Agustus 2021 |19:41 WIB
Cerita Praveen Jordan Berkali-kali Dinyatakan Positif Covid-19 di Olimpiade Tokyo 2020
Praveen Jordan dan Melati Daeva berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto/Reuters)
A
A
A

JAKARTA – Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Praven Jordan, bercerita soal dirinya sempat mengidap Covid-19 sebelum berangkat ke Jepang untuk berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Dia bahkan berkali-kali dinyatakan positif Covid-19 saat berada di Jepang.

Praveen pun bercerita setelah dinyatakan sehat dan siap untuk bertanding ke Olimpiade, ia bersama tim bulu tangkis Indonesia berangkat menuju Jepang pada 8 Juli. Sesampainya di Jepang, skuad Merah Putih langsung menjalani pemusatan latihan di Kumamoto, Jepang pada 9 Juli.

Foto/Reuters

Saat itu, Praveen mengatakan bahwa semua atlet bulu tangkis diharuskan melakukan tes PCR guna menaati protokol kesehatan. Namun nasib kurang baik didapatkan oleh pemain kelahiran Bontang tersebut. Ia dinyatakan positif Covid-19 dan diharuskan menunda persiapan.

Baca juga: Buka-bukaan, Praveen/Melati Ternyata Positif Covid-19 Sebelum Berangkat ke Olimpiade Tokyo 2020

“Sampai (di Kumamoto, Jepang) tanggal 9, kita semua tes PCR di kamar masing-masing. Kalian tahu apa hasilnya, sampai di sana positif lagi. Hari pertama ketahuan positif, jadi saya disuruh tunggu 3 hari baru dites ulang. Di situ tidak boleh latihan, untungnya teman-teman yang lain aman, cuma saya yang positif,” ucap Praven Jordan lewat chanel Youtube pribadinya, Jumat (27/8/2021).

Baca juga: Takluk dari Unggulan Pertama, Nova Widianto Sebut Praveen/Melati Kalah Cepat

Berselang tiga hari, ia masih dinyatakan positif Covid-19. Kendati Persiapan yang semakin mepet, ia dirujuk ke rumah sakit guna lanjutan cek kesehatan tambahan. Ia pun sampai harus melakukan CT scan di paru-parunya demi meyakinkan kondisinya.

“Sampai hari ketiga, saya masih positif. Langsung dirujuk ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit saya dites paru-paru, CT scan, diambil darah 8 tabung yang besar. Di situ langsung hasilnya keluar. Jadi dilihat, paru-paru saya itu sebenarnya sudah aman, tidak ada sisa atau bekas-bekas covid, karena paru-paru saya bersih. Jadi saya dapet semacam dokumen (untuk bisa keluar dari isolasi),” imbuhnya.

Sudah dinyatakan negatif pada tanggal 19 Agustus 2021, akhirnya Praven harus meneruskan persiapannya jelang Olimpiade Tokyo 2020. Menariknya, saat tiba di kampung atlet, hasil tes menyatakan Praveen negatif Covid-19. Itu sebabnya, ia bisa tampil tepat waktu di Olimpiade Tokyo 2020.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement