Sayangnya, langkah ganda campuran Praven Jordan bersama pasangannya, Melati Daeva Oktavianti hanya sampai babak perempat final. Pasangan peringkat empat dunia itu kalah dari wakil China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong lewat dua gim langsung 17-21 dan 15-21.
Akan tetapi drama Praveen belum berhenti. Tim bulutangkis Indonesia yang sudah gugur di awal pada tanggal 1 Agustus dijadwalkan akan kembali ke tanah air. Tak ingin bernasib buruk seperti saat di Kumamoto, Praven Jordan mengatakan sampai melakukan tes PCR sebanyak dua kali. Hal itu untuk memastikan bahwa kondisinya agar tetap aman.
“Saya itu ada dua kali (tes PCR) sebelum tanggal 1 (pulang ke Indonesia) buat jaga-jaga. Jadi gue tes PCR yang buat pulang itu pertama (hasilnya) negatif,” sambungnya lagi.

Namun nahas, ia harus menunda kepulangan bersama rombongan tim Indonesia di kloter kedua atau yang pertama untuk tim bulu tangkis Indonesia. Setelah tes pertama negatif, namun ia dinyatakan positif lagi pada tes PCR yang kedua.
“Yang kedua gue positif, jadi saya dibawalah ke hotel (khusus). Di situ saya bingung kenapa positif lagi, padahal selama itu (tanding) saya negatif,” jawabnya dengan tegas.
Keesokan harinya, ia langsung melakukan tes PCR lagi untuk memastikan bahwa bisa kembali ke Indonesia. Hasilnya pun dinyatakan negatif lagi dan melakukan perjalanan menuju Indonesia bersama kontingen kloter terakhir.
Pada akhirnya, Praveen pun mengaku memiliki perasaan yang campur aduk. Dengan kejadian ia yang dinyatakan negatif, tapi tiba-tiba positif, Praveen merasa sedih. Bahkan hal ini juga ia rasakan sebelum keberangkatan. Namun, di sisi lain, pemain jebolan PB Djarum itu tetap bersyukur.
“Perasaan saya selama persiapan dan selama di sana sih campur aduk, maksudnya bisa dibilang enggak muluslah, tetapi di satu sisi saya bersyukur,” tutupnya.
(Rachmat Fahzry)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.