Tatap Olimpiade Paris 2024, Raja Sapta Oktohari Punya Harapan Besar untuk Atlet Muda Indonesia

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 20 Agustus 2021 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 20 43 2458606 tatap-olimpiade-paris-2024-raja-sapta-oktohari-punya-harapan-besar-untuk-atlet-muda-indonesia-xJguqMBIQC.jpeg Raja Sapta Oktohari berharap banyak kepada para atlet muda Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024 (Foto: Special Dialogue TikTok Okezone)

JAKARTA – Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mulai menatap Olimpiade Paris 2024. Dia pun punya harapan besar untuk para atlet muda Indoensia, yang tampil di Olimpiade Tokyo 2020, agar kembali lolos kualifikasi dan bersinar di Paris 2024.

Hal itu diungkapkan Okto dalam acara Special Dialogue TikTok Okezone yang berlangsung pada hari ini, Jumat (20/8/2021), siang WIB. Acara itu turut dihadiri oleh lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, yang meraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020.

Windy Cantika Aisah (Foto: Reuters)

Dalam kesempatan itu, Okto menekankan pentingnya pengalaman bagi para atlet muda agar bersinar di Olimpiade Paris 2024. Menurut Okto, pengalaman itu didapatkan dari di Olimpiade Tokyo 2020.

Pengalaman dari Olimpiade Tokyo 2020 sangatlah berharga, menurut Okto. Sebab, dia menilai Olimpiade Tokyo 2020 adalah yang tersulit karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Atas Atensi Pemerintah untuk Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Raja Sapta Oktohari: Terima Kasih!

“Jika semua konsisten, kami yakin mereka (para atlet muda Indonesia) bisa lolos kualifikasi untuk Olimpiade Paris 2024. Yang membedakan adalah mereka sudah punya pengalaman,”

“Ketika di Paris, mereka sudah punya modal sebagai Olimpian yang ikut Olimpiade Tokyo 2020. Saya pikir Olimpiade Tokyo 2020 sebagai yang tersulit,” tuturnya.

Beberapa atlet muda Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 adalah Windy Cantika Aisah (19 tahun), Rahmat Erwin Abdullah (20 tahun), Anthony sinisuka Ginting (24 tahun), Apriyani Rahayu (23 tahun), dan Lalu Muhammad Zohri (21 tahun). Empat dari mereka bahkan mampu meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020.

Windy dan Rahmat mendapatkan medali perunggu di cabang olahraga (cabor) angkat besi. Ginting meraih medali perunggu juga, tetapi di cabor bulu tangkis sektor tunggal putra.

Infografis Anthony Sinisuka Ginting (Foto: Okezone)

Sementara itu, Apriyani meraih hasil lebih baik dari Ginting dengan mendapatkan medali emas bersama Greysia Polii di cabor bulu tangkis sektor ganda putri. Sekadar informasi, itu merupakan medali emas pertama Indonesia di sektor ganda putri.

Secara keseluruhan, Indonesia meraih lima medali yang terdiri dari satu emas, satu perak, dan tiga perunggu. Hasil lebih baik diharapkan diraih para atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini