Raih Perunggu di Olimpiade Tokyo 2020, Rahmat Erwin Abdullah Dapat Motor dan Diangkat Jadi Karyawan Bank

M. Srahlin Rifaid, Jurnalis · Kamis 19 Agustus 2021 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 19 43 2458124 raih-perunggu-di-olimpiade-tokyo-2020-rahmat-erwin-abdullah-dapat-motor-dan-diangkat-jadi-karyawan-bank-cpUh7RFiuE.JPG Rahmat Erwin Abdullah turun di kelas 73 kg di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto/Reuters)

MAKASSAR – Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 dari cabang olah raga angkat besi, Rahmat Erwin Abdullah kembali mendapat bonus. Kali ini dia mendapat bonus berupa satu unit Motor dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulsel dan Asuransi Bosowa.

Selain mendapat hadiah motor, Rahmat juga diangkat menjadi karyawan Bank Swasta di Kota Makassar, Sulawesi-selatan (Sulsel).

Foto/MPI

Rahmat yang datang bersama keluarganya, menerima bonus tersebut didampingi oleh Ketua KONI Sulsel Ellong Tjandra dan jajarannya. Dalam kesempatan itu, Rahmat menerima hadiah sebuah sepeda motor dari BMPD Sulsel dan dijadikan pegawai di Bank Sahabat Sampoerna melalui penyerahan secara simbolis oleh Wakil Kepala Bank Indonesia Iwan Setiawan.

Baca juga: Raih Perunggu di Olimpiade Tokyo 2020, Rahmat Erwin Abdullah Dapat Bonus Rp300 Juta dari Pemprov Sulsel

Dia juga menerima hadiah tali asih berupa uang sebesar Rp10 juta rupiah dari Asuransi Bosowa. Rahmat yang menerima hadiah tersebut mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas apresiasi dari BMPD Sulsel dan Asuransi Bosowa.

Baca juga: Menpora Zainudin Amali Ingin Populerkan Olahraga Angkat Besi

Menurutnya, ini merupakan bentuk perhatian terhadap atlet-atlet sulsel yang telah berjuang mengharumkan nama besar daerahnya.

"Semoga ini bisa menjadi peneyemangat saya sebagai atlet, dan menyemangati atlet-atlet lainnya agar bisa menorehkan prestasi yang juga mengharumkan nama daerah," kata atlet andalan Indonesia itu.

Sementara itu, Ketua Koni Sulsel Ellong Tjandra menanggapi hadiah bagi Rahmat merupakan sebuah tanggapan luar biasa dari komunitas masyarakat dalam mengapresiasi kesuksesan seorang atlet yang memiliki potensi besar di masa datang.

"Mudah-mudahan ini menjadi spirit bagi atlet lainnya, untuk lebih berupaya menjadi yang terbaik dibidangnya” kata Ellong.

Foto/Reuters

Prestasi yang dibangun oleh Rahmat pada olimpiade tahun ini, bolehlah membuat bangga bangsa Indonesia terkhusus rakyat Sulawesi selatan. Sejak 32 tahun lamanya, olahraga sulsel tak pernah menampilkan prestasi di level Olimpiade.

Tahun 1988, diolimpiade Soul Korea, Kusumawardani yang juga merupakan warga kota Makassar meraih medali perak pada trio panahan putri dicabang olah raga panahan waktu itu.

Prestasi Kusumawardani ini diulang oleh Rahmat puluhan tahun setelahnya, Kusumawardani meraih prestasi itu diusia 33 tahun, sementara Rahmat meraih prestasi tersebut diusia yang sangat muda pada umur 21 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini