Sementara itu, Ketua Koni Sulsel Ellong Tjandra menanggapi hadiah bagi Rahmat merupakan sebuah tanggapan luar biasa dari komunitas masyarakat dalam mengapresiasi kesuksesan seorang atlet yang memiliki potensi besar di masa datang.
"Mudah-mudahan ini menjadi spirit bagi atlet lainnya, untuk lebih berupaya menjadi yang terbaik dibidangnya” kata Ellong.
Prestasi yang dibangun oleh Rahmat pada olimpiade tahun ini, bolehlah membuat bangga bangsa Indonesia terkhusus rakyat Sulawesi selatan. Sejak 32 tahun lamanya, olahraga sulsel tak pernah menampilkan prestasi di level Olimpiade.
Tahun 1988, diolimpiade Soul Korea, Kusumawardani yang juga merupakan warga kota Makassar meraih medali perak pada trio panahan putri dicabang olah raga panahan waktu itu.
Prestasi Kusumawardani ini diulang oleh Rahmat puluhan tahun setelahnya, Kusumawardani meraih prestasi itu diusia 33 tahun, sementara Rahmat meraih prestasi tersebut diusia yang sangat muda pada umur 21 tahun.
(Rachmat Fahzry)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.