Share

Profil Atlet Paralimpiade Tokyo 2020: Komet Akbar Salah Satu Tumpuan Indonesia

Antara, Jurnalis · Senin 16 Agustus 2021 05:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 43 2456089 profil-altet-paralimpiade-tokyo-2020-komet-akbar-salah-satu-tumpuan-indonesia-jfFYjkASnM.jpg David Jacobs dan Komet Akbar andalan Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 (Foto: Antara)

JAKARTA - Paralimpiade Tokyo 2020 akan berlangsung dari 24 Agustus hingga 5 September mendatang di Jepang. Salah satu atlet Indonesia untuk mendulang emas di Paralimpiade Tokyo 2020 adalah Komet Akbar.

Meski kondisi tangan kanannya tak sempurna, Komet mampu menjelma menjadi atlet para tenis meja andalan Indonesia. Dia memastikan diri tampil di pesta olahraga terbesar di dunia untuk atlet disabilitas tersebut setelah menjadi yang terbaik di Kejuaraan Para Tenis Meja Asia 2019 di Taichung, Taiwan, untuk nomor perorangan putra kelas 10.

Paralimpiade Tokyo 2020 (Foto: Reuters)

Ketika itu, pada final, dia mengalahkan sang kompatriot David Jacobs. Selain nomor perorangan, dalam ajang tersebut Komet juga meraih emas di nomor beregu kelas 10 putra bersama David Jacobs dan Varly Jerico Tilaar.

Perjuangan Komet hingga akhirnya bisa tampil di Paralimpaide Tokyo tentu saja tidak mudah. NPC Indonesia dalam akun Instagram resminya bercerita perjalanan panjang telah dilalui pria asal Pomalaa, Sulawesi Tenggara tersebut.

Mengenal olahraga tenis meja ketika berusia delapan tahun, Komet kecil harus mau membersihkan meja dan menyiapkan teh untuk senior-seniornya agar bisa berlatih di daerahnya.

Meski memiliki keterbatasan pada tangan kanannya, semangat dan kemauan Komet begitu keras. Hingga akhirnya, Komet berhasil meraih sejumlah gelar mulai dari tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Dalam perjalanannya sebagai atlet para tenis meja, Komet juga telah merasakan kerasnya hidup. Turun naik dalam karier ia rasakan.

Ketika memutuskan hijrah ke Jakarta pada 2004, Komet memulai perjalanannya sebagai atlet tenis meja tanpa pelatih khusus. Hingga takdir membawanya bergabung dengan NPC Indonesia pada tahun 2010.

BACA JUGA: Profil Atlet Paralimpiade Tokyo 2020: Khalimatus Sadiyah Calon Kuat Meraih Emas

Dari sini Komet mulai menunjukkan kemampuannya. Ia pun mulai membawa Merah Putih di pentas dunia. Seperti di ASEAN Para Games 2011 di Surakarta.

Setelah itu, pundi-pundi medali Komet raih di berbagai ajang internasional. Penampilan perdana Komet di single event berskala internasional terjadi di Lignano Master Open 2012 di Italia.

Berdasarkan data dari Federasi Tenis Meja International (ITTF) khusus atlet disabilitas, Komet kala itu keluar sebagai juara di nomor beregu kelas 10 bersama David Jacobs.

Kemudian pada 2013 ia bersama David Jacobs kembali menjadi juara di nomor beregu kelas 10 Bayreuth Open di Jerman. Pundi-pundi medali pun berhasil ia kumpulkan, untuk selengkapnya bisa dilihat di akhir artikel ini.

Komet Akbar (Foto: Instagram/@kometakb1001)

Dalam multievent, ia pernah meraih perak dan perunggu di Asian Para Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, masing-masing untuk nomor beregu kelas 9-10 dan perorangan kelas 10.

Prestasi terbesarnya adalah meraih dua emas di Kejuaraan Para Tenis Meja Asia pada 2019. Kini, Komet pun membidik hasil terbaik di Paralimpiade Tokyo.

Komet diharapkan dapat meraih hasil maksimal di Paralimpiade Tokyo 2020. Sebab, para tenis meja menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) andalan Indonesia untuk mendapatkan medali.

Biodata singkat

Nama: Komet Akbar

Tempat, tanggal lahir: Pomalaa, 10 Januari 1986

Cabang olahraga: Para tenis meja

Prestasi

Major titles

Emas - Asian Championships 2019 - perorangan class 10

Emas - Asian Championships 2019 - beregu class 10

Major medals

Perak - Asian Championships 2015 - beregu class 10

Perak - 2014 Asian Para Games 2014 - beregu class 9-10

Perunggu - Asian Para Games 2014 - perorangan class 10

Perunggu - World Championships 2014 - beregu class 9-10

Perak - Asian Championships 2013 - beregu class 10

Perunggu - Asian Championships 2013 - perorangan class 10

Minor medals

Perak - Para Finland OpenMatti Launonen Memorial 2019 - beregu class 10

Emas - Para Czech Open 2019 - beregu class 10

Emas - Para Egypt Open 2019 - beregu class 10

Perak - Para Egypt Open 2019 - perorangan class 10

Emas - Copa Tango XVI 2018 - beregu class 9-10

Perunggu - Copa Tango XVI 2018 - perorangan class 10

Emas - 2nd PTT Spanish Open 2018 - beregu class 10

Emas - PTT Indonesia Open 2018 - beregu class 10

Perunggu - PTT Indonesia Open 2018 - perorangan class 10

Emas - US Open 2017 - beregu class 9-10

Perunggu - US Open 2017 - perorangan class 10

Perak - IV Para Table Tennis Open Ciutat del Prat 2017 - beregu class 10

Perunggu - Indonesia Para Table Tennis Open 2016 - perorangan class 10

Emas - Lignano Master Open 2016 - beregu class 9-10

Emas - PTT Thailand Open 2015 - beregu class 10

Emas - 3rd Bayreuth Open 2015 - beregu class 10

Emas - Slovakia Open 2015 - beregu class 10

Emas - 12th Slovenian Open 2015 - beregu class 10

Emas - Romania International Table Tennis Open 2014 - beregu class 10

Perunggu - Romania International Table Tennis Open 2014 - perorangan class 10

Emas - 2nd Bayreuth Open 2013 - beregu class 10

Perunggu - Slovakia Open 2012 - beregu class 10

Perunggu - Korean Veterans PTT Tournament 2012 - perorangan class 10

Perunggu - Korean Veterans PTT Tournament 2012 - beregu class 10

Emas - Lignano Master Open 2012 - beregu class 10

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini