Diusir dari Olimpiade Tokyo 2020, Sprinter Belarusia Diberi Visa Kemanusiaan oleh Polandia

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Selasa 03 Agustus 2021 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 43 2450086 olimpiade-tokyo-2020-sprinter-belarusia-diberi-visa-kemanusiaan-oleh-polandia-9R7Iyzhqau.jpg Sprinter Belarusia, Krystyna Timanovskaya, terlibat kasus dengan otoritas olahraga negaranya di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

TOKYO – Sprinter Belarusia, Krystsina Timanovskaya, yang terlibat konflik dengan otoritas olahraga negaranya di tengah Olimpiade Tokyo 2020 mendapat visa kemanusiaan oleh Pemerintah Polandia. Timanovskaya pun kini sudah berada di Keduataan Polandia di Tokyo di bawah perlindungan Polisi Jepang.

Sebagaimana diketahui, Krystyna Timanovskaya merasa dituding oleh pemerintah negaranya melalui tim dokter, dengan menyebutnya mengalami masalah mental dan emosional. Hal itu membuatnya harus dipulangkan ke Belarusia. Namun, dia menolak dengan tegas pernyataan tersebut.

“Bahkan, saya tidak pernah diperiksa oleh dokter,” ujar Krystyna Timanovskaya, sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa (3/8/2021)

Krystyna Timanovskaya mengatakan bahwa dia telah mengkritik tim pelatih karena memasukkan namanya ke tim sstafet 4 x 400 m. Padahal, nomor perlombaan itu bukanlah spesialisasinya.

BACA JUGA: Sprinter Belarusia yang Tolak Naik Pesawat Sudah Ditangani Pihak Berwenang

Sprinter berusia 24 tahun itu sebelumnya mengatakan akan mencari suaka di negara lain di Eropa. Keinginannya pun terwujud setelah diberi visa kemanusiaan oleh Pemerintah Polandia.

Timanovskaya kini berada di Kedutaan Polandia di Tokyo di bawah perlindungan Polisi Jepang. Wakil Menteri Luar Negeri Polandia, Marcin Przydacz, mengatakan Polandia akan melakukan apa pun yang dibutuhkan untuk membantu karier olahraga Timanovskaya.

“Dia telah melakukan kontak langsung dengan para diplomat Polandia di Tokyo,” tambah Marcin.

BACA JUGA: 5 Ganda Putri Bulu Tangkis Terbaik Indonesia, Nomor 1 Rebut Emas Olimpiade Tokyo 2020

Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, kembali menjadi sorotan. Protes nasional atas pemilihannya kembali yang disengketakan tahun lalu ditekan keras oleh pasukan keamanan.

Beberapa atlet tingkat nasional yang ikut melakukan protes dilucuti dananya, dikeluarkan dari tim nasional, dan ditahan.

“Atlet disukai oleh negara dan dihormati oleh masyarakat, dan tidak mengherankan jika atlet yang angkat bicara menjadi target pembalasan,” kata Heather McGill, peneliti Amnesty International Eropa Timur dan Asia Tengah.

“Kami menyatakan solidaritas penuh kami kepada Krystina Timanovskaya dan memuji negara-negara anggota (UE) yang menawarkan dukungannya. Kami menyambut kenyataan bahwa dia sekarang telah diberi visa kemanusiaan oleh Polandia,” ujar juru bicara Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell.  

Massrali juga mengatakan upaya Belarusia untuk memulangkan Timanovskaya secara paksa adalah contoh lain dari kebrutalan penindasan rezim Lukashenko. Menurut politisi oposisi Belarusia yang berbasis di Warsawa, Polandia, suami Tsimanovskaya telah melarikan diri ke Ibu Kota Ukraina, Kyiv. Dia akan bergabung dengan istrinya di Polandia.

Sampai berita ini dirilis, Pemerintah Belarusia belum berkomentar soal keputusan Polandia memberi visa kemanusiaan kepada Tsimanovskaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini