Share

Lalu Muhammad Zohri Beraksi di Olimpiade Tokyo 2020, Intip Peluangnya Raih Medali

Andika Pratama, Jurnalis · Sabtu 31 Juli 2021 09:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 43 2448818 lalu-muhammad-zohri-beraksi-di-olimpiade-tokyo-2020-intip-peluangnya-raih-medali-7BIdFcKqdR.jpg Lalu Muhammad Zohri akan tampil di nomor 100 meter putra Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: Okezone/Heru Haryono)

TOKYO – Pelari andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, akan beraksi di Olimpiade Tokyo 2020 pada hari ini, Sabtu (31/7/2021), pukul 17.45 WIB. Dia akan turun di cabang olahraga (cabor) atletik nomor 100 meter putra.

Zohri menjadi satu-satunya tumpuan Indonesia untuk meraih medali dari cabor atletik. Sebab, rekan Zohri, Alvin Tehupeiory, harus menyudahi langkahnya di Olimpiade Tokyo 2020 usai finis kedelapan di heat 1 nomor 100 meter putri.

Lalu Muhammad Zohri (Foto: NOC Indonesia)

Zohri harus berjuang keras untuk mencatatkan prestasi pada sore nanti. Sebab, lawannya pada hari ini bukanlah pelari sembarangan. Mereka memiliki kemampuan untuk meraih medali di nomor 100 meter putra.

Salah satu pesaing terberat Zohri adalah pelari asal Amerika Serikat (AS), Trayvon Bromell. Pelari 26 tahun itu diunggulkan beberapa pihak akan membawa pulang medali emas nomor 100 meter putra.

Bagaimana tidak, Bromell mencatatkan waktu tercepat di dunia pada tahun ini untuk nomor 100 meter putra dengan torehan 9,77 detik. Dia mencatatkan itu saat tampil pada Uji Coba Olimpiade AS 2021.

Catatan waktu itu membawa Bromell masuk dalam jajaran tujuh pelari tercepat dunia dalam sejarah. Sekadar informasi, Bromell adalah sosok yang digadang-ganda sebagai penerus Usain Bolt di nomor 100 meter putra.

BACA JUGA: Olimpiade Tokyo 2020, Peran Sains dan Teknologi Bantu Lalu Muhammad Zohri dan Sprinter Lain Lari 100 Meter di Bawah 10 Detik

Selain Bromell, AS juga masih memiliki andalan lain di nomor 100 meter, yaitu Ronnie Baker dan Fred Kerley. Seperti Bromell, mereka memiliki catatan waktu di bawah 10 detik saat bersaing di Uji Coba Olimpiade AS 2021. Akan tetapi, catatan waktu mereka masih ada di bawah Bromell.

Lawan terberat Zohri tidak hanya para pelari dari AS, tetapi juga wakil tuan rumah, Shuhei Tada. Dia adalah peraih medali emas Asian Games 2018 di cabor atletik nomor estafet putra 4 x 100 meter.

Tada tidak tampil sendirian di nomor 100 meter putra karena ada juga Ryota Yamagata yang akan mewakili Jepang. Yamagata akan menjadi senjata utama Jepang di nomor 100 meter putra karena dia salah satu pelari di dunia yang punya catatan waktu di bawah 10 detik.

Yamagata mencatatkan waktu 9,95 detik saat tampil di Tottori, Juni lalu. Catatan waktu Yamagata merupakan rekor nasional Jepang. Oleh sebab itu, dia menjadi andalan Jepang pada sore ini.

Lalu Muhammad Zohri (Foto: NOC Indonesia)

Nama-nama lain, seperti Akani Simbine dari Afrika Selatan dan wakil Kanada, Andre De Grasse, juga akan menjadi pesaing Zohri. Mereka diprediksi masuk dalam persaingan untuk memperebutkan medali di nomor 100 meter.

Simbine memiliki catatan waktu tercepat kedua tahun ini sekaligus pemegang rekor Afrika. Dia mencatatkan itu saat menorehkan waktu 9,84 detik di Gyulai István Memorial, Szekesfehervar, Juli lalu.

De Grasse pun punya prestasi mentereng. Dia merupakan peraih medali perunggu di nomor 100 meter putra Olimpiade Rio de Janeiro 2016 silam. Saat itu, De Grasse menorehkan waktu 9,91 detik.

Menilik nama-nama besar itu, persaingan memperebutkan medali di nomor 100 meter putra sangatlah keras. Meski begitu, Zohri tetap memiliki peluang untuk membuat kejutan.

Catatan waktu terbaik Zohri adalah 10,03 detik yang ditorehkannya saat mengamankan tiket Olimpiade Tokyo 2020 di seri Golden Grand Prix Osaka 2019 di Jepang. Zohri diharapkan bisa mengukir catatan waktu lebih baik pada sore nanti agar bisa memberikan medali untuk Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini