Windy Cantika Aisah Berpotensi Raih Perak jika Lifter China Terbukti Memakai Doping

Rifqi Herjoko, Jurnalis · Rabu 28 Juli 2021 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 43 2447437 windy-cantika-aisah-berpotensi-raih-perak-jika-lifter-china-terbukti-memakai-doping-UAOCULMe2m.jpg Windy Cantika Aisah meraih medali perunggu di kelas 49 kg angkat besi putri Olimpiade Tokyo 2020. (Foto/Reuters)

TOKYO Windy Cantika Aisah berpotensi meraih medali perak pada cabang olahraga angkat besi Olimpiade Tokyo 2020. Namun, keputusan masih menunggu hasil atlet China, Zhihui Hou, yang sedang menjalani tes doping.

Pada kelas 49 kg angkat besi, Hou meraih emas pertandingan yang digelar pada Sabtu, 24 Juli 2021 di Tokyo International Forum. Dalam hasil pertandingan grup A tersebut, atlet asal India, Mirabai, meraih perak, sementara Windy Cantika Aisah, mendapatkan perunggu.

Foto/Reuters

Dilansir dari New Indian Express, Rabu (28/7/2021), menurut salah satu sumber setempat, Hou tengah tetap diminta untuk menetap sementara di Tokyo. Tes akan selesai dalam beberapa waktu ke depan.

Baca juga: Windy Cantika Buka Suara soal Alasan Tak Pakai Hijab saat Tanding di Olimpiade Tokyo 2020

Jika atlet tersebut gagal melewati tes doping, maka medali yang dia dapatkan akan dicabut. Selanjutnya, medali emas akan diberikan pada posisi di bawahnya, yakni Mirabai dari India.

Baca juga: Dapat Ucapan Selamat Unik dari Ridwan Kamil, Windy Cantika Hanya Bisa Tertawa

Indonesia juga turut terkena imbasnya. Windy Cantika akan mendapatkan perak jika tes doping tersebut gagal dilewati Hou. Tentu, kabar ini cukup memberi harapan bagi publik tanah air. Pasalnya, Indonesia bisa memperbaiki torehan medali. Sebelumnya, perak telah diraih oleh lifter pria Eko Yuli Irawan.

Pada laga sebelumnya, Hou memang terlihat sangat mendominasi. Pada angkatan snatch (langsung), dia berhasil melakukan angkatan seberat 94 kg dengan sempurna. Menariknya, angka tersebut memecahkan rekor dunia sebelumnya.

Foto/Okezone

Tak cukup sampai di situ, Hou kembali mencatatkan poin impresif pada angkatan clean and jerk (angkatan dua tahapp), yakni 116 kg. Lagi-lagi torehan itu memecahkan rekor dunia sebelumnya.

Selain tersandung doping, Hou juga jadi buah bibir lantaran fotonya dianggap kurang bagus menurut pejabat China. Bahkan sang pejabat yang merupakan seorang diplomat mengkritik kantor berita Reuters karena menampilkan foto yang terlalu jelek dan kurang bersemangat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini