Meski Melempem di MotoGP 2021, Suzuki Belum Ada Niatan Cari Pengganti Davide Brivio

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 04 Juli 2021 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 04 38 2435155 meski-melempem-di-motogp-2021-suzuki-belum-ada-niatan-cari-pengganti-davide-brivio-H6FRUoskqU.jpg Davide Brivio bersama Rins dan Mir. (Foto: Twitter Suzuki Ecstar)

HAMAMATSU – Tim Suzuki Ecstar dan Joan Mir berpeluang kehilangan kesempatan untuk mempertahankan gelar juara MotoGP yang sudah susah payah mereka raih di musim 2020. Hal itu tak terlepas dari melempemnya penampilan Mir dan Suzuki di paruh pertama MotoGP 2021.

Sejauh ini Mir berada di peringkat keempat dalam klasemen sementara pembalap MotoGP 2021. Tak seperti pada MotoGP 2020, Mir yang sekarang justru kesulitan untuk bisa tampil konsisten finis di posisi podium.

Kepergian Manajer Tim Suzuki Ecstar, yakni Davide Brivio ke Tim Alpine pada ajang balapan Formula One (F1) pada akhir musim 2020 kemarin, diduga menjadi alasan mengapa tim asal Jepang tersebut kini justru mengalami penurunan performa.

Baca Juga: Juara MotoGP 2020 Tanpa Kalahkan Marc Marquez, Joan Mir Dibenci di Spanyol?

Joan Mir dan Alex Rins bersama Davide Brivio

Tanpa ada sosok manajer tim yang baru, Suzuki seperti kehilangan arah dan menariknya tim tersebut masih belum memiliki niatan mencari pengganti Brivio dalam waktu dekat ini. Untuk sementara waktu, Mir dan Alex Rins ditemani oleh Pemimpin Proyek Suzuki di MotoGP, yakni Shinichi Sahara dan keenam koleganya.

Sayang, kerja keras Sahara nyatanya belum membuahkan hasil. Banyak pihak merasa seharusnya Suzuki mendatangkan manajer baru sekelas Brivio, namun Sahara menyebut untuk saat ini belum ada urgensi untuk mencari sosok baru tersebut.

Pasalnya Sahara melihat Suzuki Ecstar sebagai sebuah tim yang mengutamakan kerja sama tim. Jadi, ia tak merasa mendatangkan satu orang untuk dijadikan manajer bisa mengubah segalanya langsung menjadi lebih baik.

“Saya tidak menipis bahwa Brivio sebagai manusia dan manajer tim, amat memiliki peranan penting dalam membangun siapa kami sekarang. Kami selalu berada di kapal yang sama. Kepergiannya yang tiba-tiba memaksa kami beradaptasi dan mengevaluasi kembali cara kerja tim ini. Hal itu pun membantu kami dapat memaksimalkan yang terbaik dari diri sendiri,” jelas Sahara, dilansir dari Motorsport, Minggu (4/7/2021).

“Peran seperti Brivio atau orang lain tentu akan memberikan dampak yang kuat untuk tim kecil seperti kami. Namun, disaat yang bersaam saya rasa kami sadar bahwa keseluruhan operasi tim ini berdasarkan atas kerja sama tim, dengan banyak sosok kunci yang melakukan perannya dengan baik,” tambahnya.

Davide Brivio

“Untuk saat ini, yang pasti kami tidak akan punya seseorang yang baru (untuk mengisi manajer tim) musim ini. (Keputusan) itu adalah sesuatu yang membutuhkan banyak pemikiran dan rencana. Kami sudah melewati keputusan di menit akhir dan terburu-buru beberapa bulan lalu, ketika Davide mengumumkan kepergiannya. Kali ini, kami memilih mengambil keputusan dengan lebih tenang,” imbuh Sahara.

Jadi, Sahara memastikan Suzuki belum berniat mencari orang baru untuk mengisi kepergian Brivio dari manajer tim mereka. Ia pun rela memiliki tanggung jawab lebih sebagai manajer bayangan Suzuki agar dapat membantu tim tersebut bangkit di paruh kedua MotoGP 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini