Ini Penyesalan Terbesar Jorge Lorenzo kala Bela Honda

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 10 Mei 2021 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 10 38 2408277 ini-penyesalan-jorge-lorenzo-kala-bela-honda-RX7GbxUcV1.jpg Jorge Lorenzo (Foto: motogpp.com)

ANDORRA – Jorge Lorenzo mengungkapkan apa yang menjadi penyesalan terbesarnya kala membela Tim Repsol Honda. Ya, Lorenzo mengatakan bahwa dirinya benar-benar sangat menyesal telah gagal memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh manajemen Tim Honda.

Sebagaimana diketahui, Lorenzo sendiri memang sempat memperkuat Tim Honda di MotoGP musim 2019. Keputusan Lorenzo bergabung dengan Tim Honda awal diprediski bahwa ia akan semakin membuat pabrikan asal Jepang itu tak terkalahkan.

Jorge Lorenzo

Terlebih dengan latar belakang Lorenzo yang pernah menyabet lima gelar juara dunia sepanjang perjalanan karier profesionalnya. Ya, banyak yang percaya kolaborasi antara Lorenzo dan Marc Marquez bakal membuat Tim Honda semakin menggerikan.

Akan tetapi kenyataannya, perjalanan karier Lorenzo bersama Tim Honda jauh dari kata memuaskan. Pasalnya X-Fuera –julukan Lorenzo– harus menjalani kariernya bersama Tim Honda dengan serangkaian masalah seperti cedera dan adaptasinya yang kurang maksimal dengan RC213V.

Baca Juga: Marc Marquez Pensiun, Ini 3 Calon Pembalap Penggantinya di Repsol Honda

Kondisi tersebut, Lorenzo sendiri tidak mampu berbicara banyak dengan hanya mampu menyelesaikan kejuaraan dunia MotoGP 2019 di posisi ke-19, usai hanya mampu meraih 28 poin dari 19 balapan yang dijalaninya bersama Tim Honda. Catatan yang memaksa Lorenzo pensiun dari dunia balap.

Lorenzo sendiri mengaku sangat menyesali perjalanan karier balapnya sebagai pembalap Tim Honda. Bahkan pria berkebangsaan Spanyol tersebut merasa bahwa ia telah menyianyiakan kepercayaan yang diberikan oleh manajemen Tim Honda kepadanya.

“Memutuskan untuk pensiun memang tidaklah mudah, karena saya tak bisa membayar kepercayaan yang telah diberikan Honda dan Alberto Puig,” ungkap Lorenzo, sebagaimana dilaporkan oleh The Race, Senin (10/3/2021).

“Tapi juga benar jika menjalani setahun lagi seperti 2019 bukanlah hal yang bisa saya dan Honda lakukan, karena kami berdua adalah pemenang, ogah sekadar finis ke-10 atau 15. Kala itu, saya sungguh menderita,” sambungnya.

Jorge Lorenzo

“Padahal hidup adalah untuk dinikmati, terutama jika Anda sudah sering menang. Tapi saya tidak menyesal, karena tak masuk akal jika Anda menyesali hal-hal yang tak bisa Anda ubah. Tentu akan selalu ada pertanyaan soal apa yang bisa terjadi andai saya menang sebulan lebih awal di Ducati.”

Baca Juga: Ayah Lorenzo Sindir Comeback Marc Marquez di MotoGP 2021

“Mungkin saya takkan berada di sini untuk sekadar berbicara. Namun, jika melihat karier saya, saya merasa sebagai orang dan atlet yang beruntung. Saya bangga atas raihan saya, dan saya tak bisa tak merasa senang,” tuntas pria berusia 33 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini