Ini Harapan Sandiaga Uno Terkait Digelarnya Balapan MotoGP dan Superbike di Sirkuit Mandalika

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 07:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 38 2406956 ini-harapan-sandiago-uno-terkait-digelarnya-balapan-motogp-dan-superbike-di-sirkuit-mandalika-1aKSTqkH1V.jpeg Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: Kemenparekraf)

LOMBOK - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau langsung Sirkuit Mandalika yang bakal menggelar balapan motor berlevel dunia, seperti halnya MotoGP dan Superbike. Dalam kedatangannya tersebut, Sandiaga Uno ingin budaya Nusa Tenggara Barat (NTB) dapat dimaksimalkan saat kompetisi balapan berlangsung.

Bagi Sandiaga Uno, perhelatan MotoGP pada 2022 nanti dan Superbike di tahun ini dapat memberikan efek multiplier ke sektor lain. Terutama produk-produk yang menjadi ciri khas Lombok.

Jika segala lini bekerja sama memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya NTB, saat kompetisi balapan berlangsung di Sirkuit Mandalika, maka Sandiaga Uno yakin perekonomian Lombok bisa pulih kembali.

Baca Juga: Legenda MotoGP Antusias Sambut Balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika

Sandiaga Uno saat memantau Sirkuit Mandalika

Sejak awal, Sandiaga Uno memang ingin bahwa perhelatan balapan MotoGP dan Superbike dapat mensejahterakan masyarakat setempat. Ia mau Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi lokomotifnya.

"Oleh karena itu, UMKM-UMKM, mulai dari black garlic, tenun juga produk-produk lainnya harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari MotoGP dan superbike," ungkap Sandiaga Uno, Jumat (7/5/2021).

"Itu menjadi pesan kita dan harapan kita bahwa Lombok segera pulih, segera bangkit dan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi lokomotif," tambahnya.

Dalam kunjungan kerja yang berlangsung pada Kamis 6 Mei 2021 itu, Sandiaga Uno pun bertemu dan berdialog bersama para pelaku Parekraf.

Dalam dialog yang digelar di Hotel Nusantara, Sembalun, NTB itu, Sandiaga Uno dan para pelaku Parekraf sepakat untuk memadukan pariwisata berbasis alam dan budaya.

Integrasi tersebut pun dijelaskannya menjadi bukti penerapan inovasi, adaptasi dan kolaborasi (INA) dalam pemulihan sektor parekraf nasional.

Sirkuit Mandalika

"Jadi di sini disebutnya INA yang artinya ibu. Jadi ibu dari pariwisata itu adalah pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," sambung Sandiaga Uno.

"Tadi saya mengapresiasi sebuah inisiasi destinasi yang menerapkan Destination Management Organization berbasis grass root (akar rumput) dan perempuan," tambahnya.

"Ini dapet semua, kesetaraan gendernya dapet, pemberdayaan perempuan dan juga bahwa kita punya Sembalun Seven Summit yang rencananya akan juga menjadi bagian daripada sport tourism," jelasnya memberi apresiasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini